TABLOIDELEMEN.com – Persibangga Purbalingga menjadwalkan laga uji coba bergengsi melawan juara Liga 4 Jawa Barat, Persikotas Tasikmalaya.
Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Goentoer Darjono pada Sabtu 29 Maret 2026.
Laga tersebut menjadi ujian perdana bagi skuad Laskar Jenderal Soedirman setelah masa libur Idulfitri berakhir.
Manajer Persibangga, Uut Triyas Yanuar, menjelaskan bahwa para pemain segera mengakhiri masa libur untuk kembali fokus pada program pemusatan latihan.
Seluruh penggawa tim akan berkumpul dan menjalani latihan perdana pada Rabu 25 Maret 2026 di bawah arahan pelatih Agus Riyanto.
“Latihan perdana ini juga menjadi bagian persiapan pertandingan uji coba melawan Persikotas,” terang Uut saat memberikan keterangan resmi pada Selasa 24 Maret 2026
Langkah ini merupakan bagian dari persiapan intensif menjelang putaran 64 besar Liga 4 Nasional.
Persibangga saat ini telah mengamankan tanda tangan sejumlah pemain kunci untuk memperkuat kedalaman skuad.
Nama-nama berpengalaman seperti Ilham Irhaz (eks PSIM Yogyakarta) dan Erlangga Adhyaksa (eks Persiku Kudus) kini resmi berseragam Persibangga.
Uut memaparkan bahwa komposisi tim tahun ini sangat kompetitif dengan kehadiran para mesin gol dari berbagai klub Liga 4.
Ada juga Muhammad Ubaid pencetak gol terbanyak di PSIR Rembang serta Fahrul Erik yang sebelumnya adalah striker tersubur di PSD Demak.
“Serta dua mantan pemain Persibas serta ada 2 masing-masing Aufa Rishandy dan Ramdin Tuasalamony,” paparnya.
Pertandingan kontra Persikotas memiliki nilai strategis karena sang calon lawan merupakan sesama kontestan putaran nasional.
Manajemen berharap laga ini dapat memberikan gambaran nyata mengenai kekompakan tim setelah menjalani latihan fisik selama bulan Ramadan.
“Sebelumnya kita pernah menjalani uji coba melawan Kendal Tornado FC sebelum libur lebaran,” ujar Uut.
Sebagai pemegang takhta juara Liga 4 Jateng 2025/2026, Persibangga memikul ekspektasi besar untuk meraih tiket promosi ke Liga 3 musim depan.
Uji coba ini menjadi instrumen evaluasi teknis bagi pelatih guna menyempurnakan kerja sama antarlini sebelum kompetisi resmi bergulir.

Menulis itu tidak selalu dengan paragraf-paragraf yang panjang. Menulislah tentang perasaan kita dan tentang apa yang ada dipikiran kita. Tanpa tersadar, kita sesungguhnya telah menulis.
Baca update artikel lainnya di Google Berita
















