Bupati Purbalingga Resmikan Gedung Rawat Inap Puskesmas Serayu Larangan

Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif meresmikan gedung rawat inap serta PONED Puskesmas Serayu Larangan, Kecamatan Mrebet, Rabu 12 Agustus 2026
Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif meresmikan gedung rawat inap serta PONED Puskesmas Serayu Larangan, Kecamatan Mrebet, Rabu 12 Agustus 2026

TABLOIDELEMEN.com – Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif meresmikan gedung rawat inap serta Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) Puskesmas Serayu Larangan, Kecamatan Mrebet, Rabu 12 Agustus 2026

Fasilitas baru ini berfungsi melayani perawatan pasien sekaligus penanganan kegawatdaruratan ibu dan bayi.

Kepala Puskesmas Serayu Larangan Dwi Setiono menjelaskan bahwa sarana baru ini memberi manfaat bagi 39.623 jiwa penduduk sekitar, termasuk 26.846 peserta BPJS Kesehatan.

“Gedung baru rawat inap dan PONED ini adalah mimpi kami dan masyarakat. Yang akhirnya terwujud pada tahun 2026,”katanya

“Terima kasih kepada Bupati Purbalingga yang telah mewujudkan mimpi kami dan masyarakat,” imbuh Dwi.

Bacaan Lainnya
81 Tahun RI

Fasilitas tersebut mencakup ruang bersalin berkapasitas dua tempat tidur, ruang nifas tiga tempat tidur, serta tiga ruang perawatan dengan total sembilan tempat tidur.

Selain itu, puskesmas juga menyediakan layanan antar-jemput guna mempercepat pertolongan persalinan.

Pembangunan gedung memanfaatkan alokasi APBD Kabupaten Purbalingga 2025 senilai Rp808.452.000.

Komitmen peningkatan layanan kesehatan ini berjalan seiring target alokasi anggaran Rp40 miliar pada 2027.

Hal ini demi mengembalikan daerah ke skema Universal Health Coverage (UHC) Non Cut Off.

Bupati Fahmi menegaskan pentingnya prioritas ini.

“Pemerintah Kabupaten Purbalingga berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas.  Serta pelayanan kesehatan di Kabupaten Purbalingga karena hal tersebut langsung terasa manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Melalui keberadaan gedung PONED ini, Kepala Dinkes PPKB Purbalingga Jusi Febrianto optimistis ketersediaan fasilitas dapat mempertahankan rekor nol kematian ibu bersalin.

“Rekor ini telah bertahan selama dua tahun terakhir di wilayah Kecamatan Mrebet,” katanya.

 

 

Pos terkait

Acer2026