TABLOIDELEMEN.com – Pemerintah Kabupaten Purbalingga telah menyerahkan bantuan hibah kepada sekira 103 pelaku UMKM dan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) serta sertifikat halal
Kepala Kepala Dindagkop UMKM Purbalingga, Agung Widiarto, Agung Widiarto menyebut perhatian dari Pemkab Purbalingga ini menjadi ruang akselerasi dan kolaborasi strategis bagi kemajuan daerah.
“Total Rp 1,531 miliar kepada 103 pelaku usaha serta sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dan sertifikat halal.
Agung menegaskan bahwa dukungan pemerintah ini bertujuan memperkuat kapasitas para pelaku usaha dalam menciptakan inovasi produk unggulan, memperluas jangkauan pasar, serta mendongkrak daya saing kawasan.
Langkah pengembangan UMKM memerlukan akselerasi sinergis antara pemerintah, pelaku usaha, dan instansi pendukung.
Selaras dengan hal tersebut, Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menilai produk batik lokal menyimpan potensi amat besar.
Menurut Fahmi, sinergi erat antara pemerintah daerah dan pelaku usaha semakin memperkuat komitmen bersama guna memajukan ekonomi kerakyatan secara berkelanjutan.
Batik bukan sekadar komoditas bernilai ekonomi semata, melainkan warisan sejarah dan budaya luhur yang turun-temurun.
Nilai sejarah tersebut wajib bertahan sembari terus menyesuaikan perkembangan tren zaman modern.
“Batik ini harus menjadi ikon dan trendsetter. Ketika memakai batik, harus menjadi kebanggaan,” tutur Fahmi

Bagi saya yang juga seorang ibu rumah tangga, menulis dapat dijadikan media terapi. Berbagi cerita, mengungkapkan emosi, meredakan stres, dan melepaskan kebosanan.
Baca update artikel lainnya di Google News


















