TABLOIDELEMEN.COM – Pemerintah Kabupaten Purbalingga mengonsolidasikan pengadaan kertas HVS A4 dan F4 secara terpadu melalui Katalog Elektronik.
Langkah strategis ini bertujuan untuk menyamakan spesifikasi produk, menjamin kualitas barang, serta meraih efisiensi anggaran belanja daerah secara optimal.
Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Purbalingga memaparkan skema tersebut pada kegiatan Market Sounding di Ruang Ardilawet, Selasa 13 Oktober 2026.
Acara tersebut menghadirkan jajaran perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta puluhan calon penyedia barang dan jasa setempat.
Kepala BPBJ Setda Purbalingga, Budi Nur Cahyo, menjelaskan bahwa pemerintah mengalihkan mekanisme pengadaan mandiri menjadi sistem terpadu.
Menurut pemetaannya, sebanyak 25 penyedia alat tulis kantor berpotensi besar mengikuti seluruh proses pemilihan mitra pemerintah tersebut.
“Melalui konsolidasi ini kebutuhan kertas dilaksanakan secara terpadu. Pengadaan kali ini dilakukan melalui Katalog Elektronik (e-Katalog),” kata Budi.
Pemerintah memerlukan informasi langsung terkait ketersediaan merek, kualitas kertas, kapasitas pasokan, hingga kepastian waktu pengiriman di pasar lokal.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda, Mukodam, mencatat nilai kebutuhan kertas sisa tahun 2026 mencapai Rp423 juta.
Perhitungan untuk tahun 2027 mendatang memprediksi angka kebutuhan meningkat hingga Rp741 juta.
“Jadi masih terbuka peluang baru para mitra calon penyedia,” ujarnya.

Menulis itu tidak selalu dengan paragraf-paragraf yang panjang. Menulislah tentang perasaan kita dan tentang apa yang ada dipikiran kita. Tanpa tersadar, kita sesungguhnya telah menulis.
Baca update artikel lainnya di Google Berita




















