TABLOIDELEMEN.com – Pemerintah Kabupaten Purbalingga bersama BPJS Kesehatan memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Edukasi program tersebut nantinya melibatkan kader posyandu pada tingkat desa.
Rencana itu muncul dalam audiensi Kepala BPJS Kesehatan Cabang Purwokerto Kgs. Hamdani bersama Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif di ruang kerja Bupati Purbalingga, Senin 10 Agustus 2026
Kolaborasi tersebut menyasar pemahaman masyarakat mengenai manfaat JKN, termasuk hak dan kewajiban sebagai peserta.
“Kita bisa menggandeng kader posyandu untuk membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai manfaat JKN sekaligus hak dan kewajiban sebagai peserta,” ujar Hamdani.
Selain pemahaman manfaat program, edukasi juga menyasar masyarakat yang secara ekonomi mampu agar memenuhi kewajiban pembayaran iuran JKN secara mandiri.
Menurut Hamdani, peningkatan literasi JKN penting agar masyarakat tidak hanya memahami manfaat jaminan kesehatan saat membutuhkan layanan
“Tetapi juga memahami tanggung jawab untuk menjaga keberlangsungan kepesertaan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Hamdani turut mengapresiasi komitmen Pemkab Purbalingga dalam mendukung program JKN.
Salah satu bentuk dukungan tersebut berupa penambahan alokasi anggaran APBD untuk memperluas cakupan kepesertaan JKN.
“Apresiasi atas kebijakan bupati yang menambah alokasi anggaran APBD untuk memperluas cakupan JKN. Itu merupakan bentuk komitmen pemerintah terhadap persoalan kesehatan,” kata Hamdani.

Bagi saya yang juga seorang ibu rumah tangga, menulis dapat dijadikan media terapi. Berbagi cerita, mengungkapkan emosi, meredakan stres, dan melepaskan kebosanan.
Baca update artikel lainnya di Google News




















