TABLOIDELEMEN.com – Rabu Wekasan atau Rebo Pungkasan, yang jatuh pada Rabu terakhir bulan Safar atau 12 Agustus 2026, masih lekat dengan mitos tentang kesialan dan musibah.
Sebagian masyarakat menganggap momentum tersebut sebagai waktu yang membawa keburukan.
Namun, ajaran Islam tidak mengenal hari atau bulan yang secara khusus membawa kesialan.
Karena itu, umat Islam tidak perlu menyikapi Rabu Wekasan dengan rasa takut atau keyakinan tentang hari baik dan buruk.
Merangkum artikel dalam laman UIN Sunan Gunung Djati Bandung, momentum tersebut justru dapat menjadi ruang untuk bermuhasabah, memperbaiki diri, serta meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT.
Lembaga keagamaan seperti NU dan Baznas juga menegaskan tidak ada hadis sahih yang menyebut Rabu terakhir bulan Safar sebagai hari sial.
Islam pun tidak mengenal ibadah khusus untuk Rabu Wekasan. Meski demikian, umat Islam tetap dapat memperbanyak amal kebaikan yang memiliki dasar syariat.
Pertama, umat Islam dapat memperbanyak salat sunnah mutlak. Ibadah ini dapat menjadi sarana memohon ketenangan jiwa dan perlindungan Allah SWT.
Pelaksanaannya perlu berlandaskan niat sebagai salat sunnah mutlak atau shalat hajat, bukan sebagai shalat khusus Rabu Wekasan.

Satu di antara cara untuk mendapatkan hasil menulis yang maksimal adalah dengan melihatnya sebagai sebuah petualangan.
Hanya dengan berpetualangan, saya mengetahui dan menemukan keberagaman materi tulisan.
Baca update artikel lainnya di Google Berita




















