Pemkab Purbalingga Dorong Program Pembangunan Bermanfaat bagi Masyarakat

Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif saat mengikuti Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2026 oleh Kementerian PAN-RB secara daring, Kamis 6 Agustus 2026.
Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif saat mengikuti Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2026 oleh Kementerian PAN-RB secara daring, Kamis 6 Agustus 2026.

TABLOIDELEMEN.com – Pemerintah Kabupaten Purbalingga terus mendorong agar setiap program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga.

Penegasan komitmen dari Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif tersebut saat mengikuti Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2026 oleh Kementerian PAN-RB secara daring, Kamis 6 Agustus 2026.

Bupati Fahmi menegaskan bahwa SAKIP menjadi instrumen penting guna memastikan setiap kebijakan serta alokasi anggaran pemerintah berjalan efektif, terukur, dan berorientasi pada hasil nyata yang membawa dampak positif.

Pemerintah kabupaten mewujudkan komitmen tersebut melalui berbagai program strategis

Mulai dari perbaikan akses jalan, perluasan kesempatan kerja, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik secara menyeluruh di seluruh wilayah.

Bacaan Lainnya
81 Tahun RI

Menurut Fahmi, tolok ukur keberhasilan birokrasi pemerintahan masa kini tidak lagi bersumber dari banyaknya dokumen yang tersusun ataupun besarnya jumlah kegiatan yang terselenggara oleh jajaran aparatur.

“Namun yang menjadi ukuran utama adalah seberapa besar manfaat untuk masyarakat dari setiap kebijakan dan setiap pembelanjaan rupiah anggaran negara,” katanya.

Satu di antara persoalan utama warga yang menjadi perhatian merupakan kondisi jalan kabupaten.

Kemantapan jalan Purbalingga mengalami penurunan dari angka 93 persen pada 2017 menjadi 68 persen pada 2025.

Kondisi penurunan tersebut mendorong pemerintah daerah menaikkan alokasi anggaran.

Yaitu melalui Program Alus Dalane guna memperlancar konektivitas warga, pendistribusian hasil pertanian, serta aktivitas perekonomian daerah agar kembali bergairah.

Selain sektor infrastruktur, pemerintah daerah berupaya memperluas akses pekerjaan masyarakat melalui aplikasi Kepenak Ngodene.

Pos terkait

Milo