Pangkas Kemacetan Jalur Alternatif
Terpisah, Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional Dinas Perhubungan (Dishub) Banyumas, Tomi Luqman Hakim, menyatakan proses pembukaan jembatan berlangsung lancar.
Petugas menyingkirkan pagar seng penutup tepat pukul 08.02 WIB.
“Sempat ada penumpukan arus lalu lintas, tapi tidak berlangsung lama, paling sekitar 15 sampai 20 menit,” jelas Tomi.
Kini, arus lalu lintas di sekitar Jembatan Serayu kembali normal dan mereduksi kepadatan di jalur alternatif Papringan-Mandirancan secara drastis.
Tomi menegaskan bahwa pengoperasian jembatan ini berstatus permanen, bukan sekadar uji coba.
Penutupan ulang hanya akan berlaku apabila muncul kondisi darurat atau insidental.
Keberhasilan ini terwujud berkat percepatan pengerjaan proyek yang rampung lebih awal dari target semula, yaitu 30 Juli 2026.
Para pekerja menuntaskan renovasi secara kilat sejak memulai proyek pada 15 Juni 2026.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.2 Provinsi Jawa Tengah, Nandang Sungkono, membeberkan kunci kesuksesan tersebut berupa sistem kerja penuh tanpa henti.
“Selesai lebih cepat karena kita kerjakan 24 jam,” kata Nandang.

Satu di antara cara untuk mendapatkan hasil menulis yang maksimal adalah dengan melihatnya sebagai sebuah petualangan.
Hanya dengan berpetualangan, saya mengetahui dan menemukan keberagaman materi tulisan.
Baca update artikel lainnya di Google Berita



















