Pantai Jetis Cilacap Sedot 37 Ribu Wisatawan Selama Libur Nataru

Pesona Pantai Jetis di Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, sukses memikat puluhan ribu pelancong selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026.
Pesona Pantai Jetis di Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, sukses memikat puluhan ribu pelancong selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026.

TABLOIDELEMEN.com – Pesona Pantai Jetis di Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, sukses memikat puluhan ribu pelancong selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026.

Data kunjungan menunjukkan angka fantastis mencapai 37.743 orang dalam kurun waktu sepuluh hari hingga puncaknya pada 1 Januari 2026.

Lonjakan pengunjung ini mencerminkan posisi Pantai Jetis sebagai destinasi unggulan di pesisir selatan Jawa Tengah.

Wisatawan yang memadati area pantai tidak hanya datang dari warga lokal Cilacap.

Para pelancong mengalir deras dari wilayah tetangga seperti Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, hingga Wonosobo.

Bacaan Lainnya
Kartini 21 April 2026

Bahkan, sejumlah kendaraan asal luar provinsi, termasuk dari Bandung, Jawa Barat, terlihat memenuhi kantong parkir kawasan wisata tersebut.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Jetis, Muharno, menjelaskan bahwa panorama alam yang asri menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.

Selain keindahan ombak dan hamparan pasir, keberadaan unit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memberikan nilai tambah bagi pengalaman berwisata.

“Para pedagang menawarkan berbagai produk olahan hasil laut mulai dari abon ikan, kerupuk, hingga hidangan laut segar yang menggugah selera,” katanya.

Menurutnya, ramainya arus kunjungan ini membawa berkah ekonomi bagi masyarakat setempat. Aktivitas jual beli di sekitar pantai dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Jetis mengalami peningkatan signifikan.

“Perputaran uang dari jasa parkir, tiket masuk, hingga belanja kuliner di lapak-lapak UMKM memacu denyut ekonomi warga Nusawungu selama musim liburan,” katanya.

Ia menegaskan, meskipun situasi pantai sangat ramai, Muharno tetap menekankan pentingnya aspek keamanan.

Untuk seluruh wisatawan agar senantiasa waspada saat bermain air di tepi pantai guna menghindari kecelakaan laut.

“Selain keselamatan, pihak pengelola mengajak pengunjung menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan,”katanya.

 

 

Pos terkait

Kartini 21 April 2026