TABLOIDELEMEN.COM – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto kembali mengharumkan nama Indonesia pada kompetisi tingkat internasional.
Oktaviyani yang menempuh pendidikan pada Program Studi Akuntansi D3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMP sukses membawa pulang dua penghargaan bergengsi.
Mahasiswa angkatan 2024 tersebut meraih Juara 1 Best Video Innovation serta Juara 3 Best Presentation dalam ajang International Youth Excursion Network X Indonesian Youth Exchange di Kuala Lumpur, Malaysia.
Keberhasilan ini lahir dari proses seleksi ketat serta persiapan intensif selama beberapa bulan.
Ia terpilih sebagai salah satu dari sepuluh delegasi dengan status Special Golden Funded yang mewakili kampus UMP pada forum pemuda internasional tersebut.
Motivasi tinggi menggerakkan semangat Oktaviyani untuk mengembangkan ide bisnis yang telah ia rancang agar mampu menjangkau pasar global secara luas.
“Awalnya saya tertarik mengikuti Indonesian Youth Exchange karena sebelumnya saya punya ide bisnis,” tegasnya.
“Saya ingin mengevaluasi dan mengembangkan ide bisnis tersebut ke level internasional. Penasaran juga apakah solusi yang saya rancang benar-benar memberikan dampak ketika diuji di tingkat regional,” ujarnya.
Inovasi Platform Incubus Bawa Mahasiswa UMP Meraih Dua Penghargaan
Oktaviyani merancang platform Incubus sebagai ekosistem pendukung bagi para pelaku UMKM dan sektor agroteknologi.
Platform inovatif ini menawarkan fitur unggulan berupa co-founder match serta skema bantuan pendanaan soft cash.
Persiapan kompetisi menuntut komitmen tinggi karena ia harus membagi waktu antara jadwal kuliah reguler dan diskusi proyek.
“Pagi harinya saya harus tetap fokus kuliah, sedangkan malamnya harus berdiskusi lagi terkait proyek. Jadi, memang membutuhkan komitmen ekstra dan energi yang luar biasa,” ungkapnya.
Kendala administrasi, perizinan kampus, hingga jadwal Ujian Akhir Semester yang berdekatan tidak menyurutkan semangat juang sang mahasiswa.
Oktaviyani bahkan menempuh perjalanan mandiri menuju Malaysia serta mengerjakan ujian akhir secara daring dari Kuala Lumpur.
Ia berharap platform Incubus tidak sekadar menjadi proyek kompetisi, melainkan berkembang menjadi ekosistem nyata untuk memajukan UMKM.
“Kami berpesan agar para mahasiswa lain berani mengambil peluang global dan konsisten mengasah potensi diri,” katanya.
Ketua Program Studi D3 Akuntansi UMP Nur Isna Inayati memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian membanggakan tersebut.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Program Studi D3 Akuntansi FEB UMP sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa kami memiliki potensi untuk bersaing di tingkat global,” ujar Nur Isna Inayati.

Awali dengan kepedulian, niscaya akan menjadi gagasan dalam menulis.
Baca update artikel lainnya di Google Berita






















