TABLOIDELEMEN.com – Muhammadiyah Disaster Management Center Universitas Muhammadiyah Purwokerto (MDMC UMP) bersama MDMC Banyumas dan Pemalang mendistribusikan bantuan 28.000 liter air bersih.
Pasokan air tersebut mengalir untuk masyarakat terdampak kekeringan di Desa Beluk, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang.
Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti nyata kepedulian perguruan tinggi bersama lembaga Muhammadiyah dalam merespons krisis air bersih warga.
Penyaluran bantuan berlangsung secara bertahap demi menjangkau titik-titik krusial di wilayah kekeringan.
Tim gabungan memastikan distribusi air tepat sasaran untuk memenuhi kebutuhan mendasar harian warga.
“Kami salurkan kepada masyarakat di tujuh lokasi. Tercatat penerima manfaat mencapai 158 kepala keluarga atau sekitar 682 jiwa,” kata Endiyono dari MDMC UMP.
Endiyono menegaskan bahwa kegiatan tersebut mencerminkan komitmen pengabdian masyarakat.
Program ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 6 mengenai Air Bersih dan Sanitasi Layak bagi publik.
“Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian UMP, MDMC Banyumas, MDMC Pemalang, dan PCM Belik, bantuan tersalurkan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Sinergi MDMC UMP dan Pemalang Atasi Kekeringan Warga
Perwakilan MDMC Banyumas, Yahya, menilai bahwa kolaborasi lintas daerah mempercepat penanganan bencana kekeringan secara efektif.
Kerja sama ini memastikan penyaluran logistik berjalan lancar hingga ke pemukiman warga.
“Khususnya warga yang terdampak kekeringan dan mengalami keterbatasan air bersih,” ungkapnya.
Dukungan pendanaan kegiatan ini bersumber dari UMP sebesar Rp2.500.000.
Tim menyalurkan seluruh dana melalui PCM Belik dengan koordinasi erat MDMC Pemalang di lokasi terdampak.
Sinergi ini sukses meringankan beban ratusan warga yang kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

Awali dengan kepedulian, niscaya akan menjadi gagasan dalam menulis.
Baca update artikel lainnya di Google Berita




















