TABLOIDELEMEN.com – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) jatuh setiap 20 Mei.
Momen bersejarah ini merujuk pada berdirinya Boedi Oetomo tahun 1908. Kementerian Komunikasi dan Digital menetapkan tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” untuk perayaan tahun ini.
Harkitnas menjadi momentum menumbuhkan semangat persatuan, nasionalisme, serta penghargaan atas jasa tokoh perintis bangsa.
Tema tersebut merefleksikan tekad seluruh elemen masyarakat guna melindungi generasi penerus demi masa depan negara.
Logo peringatan ke-118 menampilkan angka 118 sebagai identitas utama.
Warna biru melambangkan kepercayaan, ketangguhan, dan masa depan cerah.
Sementara itu, warna kuning keemasan merepresentasikan energi, harapan, serta kemakmuran.
Logo ini menggambarkan semangat menjaga Garuda Ibu Pertiwi agar terus bergerak maju.
Elemen kepala burung elang pada angka 8 mengambil inspirasi dari lambang negara, Garuda.
Simbol tersebut melambangkan kekuatan, keteguhan, kewibawaan, dan energi bangsa yang terus menyala.
Kehadiran elemen ini menunjukkan kebangkitan bangsa perlu dukungan daya juang besar supaya negara menjadi tangguh serta berdaulat.
Selain itu, bentuk daun pada angka 8 melambangkan kehidupan, pertumbuhan, keberlanjutan, dan kesejahteraan.
Daun terpilih sebagai metafora bahwa ketahanan pangan merupakan sumber utama kehidupan bangsa.
Melalui simbol-simbol tersebut, perayaan tahun ini mengajak masyarakat memperkuat komitmen menjaga tunas bangsa agar kedaulatan negara tetap terjaga selamanya.

Menulis itu tidak selalu dengan paragraf-paragraf yang panjang. Menulislah tentang perasaan kita dan tentang apa yang ada dipikiran kita. Tanpa tersadar, kita sesungguhnya telah menulis.
Baca update artikel lainnya di Google Berita
















