Kualitas Udara Singapura Memburuk Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan di Indonesia

Kualitas udara Singapura memburuk akibat kabut asap dari kebakaran hutan di Indonesia, catat angka PSI tidak sehat menurut NEA.
Kualitas udara Singapura memburuk akibat kabut asap dari kebakaran hutan di Indonesia, catat angka PSI tidak sehat menurut NEA.

TABLOIDELEMEN.com – National Environment Agency (NEA) Singapura menerbitkan peringatan kualitas udara tidak sehat pada Sabtu pagi akibat kebakaran hutan di Indonesia.

Badan Lingkungan Hidup Nasional Singapura itu melaporkan Indeks Standar Polutan (PSI) 24 jam menyentuh angka 103 di wilayah tengah, barat, serta timur.

Channel News Asia menyatakan bahwa wilayah barat kemudian turun menjadi 91 pada pukul 19.00, sedangkan wilayah timur turun menjadi 83.

Wilayah utara mencatat angka 78 dan wilayah selatan mencatat angka 79 dalam kategori sedang.

PSI 24 jam memasuki kategori tidak sehat sejak Jumat pagi dan menandai level tertinggi sejak 8 Oktober 2023.

Bacaan Lainnya

Kondisi tersebut mendorong NEA menerbitkan peringatan kabut asap harian beserta prakiraan PSI untuk membantu warga merencanakan kegiatan.

BACA JUGA: Harga Pertamax Indonesia Rp 16.250 Per Liter, Singapura Jual BBM Sejenis Rp 45.420 Per Liter

Pos terkait

Acer2026