TABLOIDELEMEN.COM – Kabar gembira bagi masyarakat Purbalingga pencinta minuman kopi dan wisatawan yang sedang berkunjung ke Purbalingga.
Ada kedai kopi baru bernama Kedai Kopi Ghora yang memilih lokasi strategis di Wisma Perhutani Desa Serang, Kecamatan Karangreja.
Pemilihan lokasi di Wisma Perhutani karena tempat ini menyajikan panorama langsung ke arah Gunung Slamet.
Kedai ini menawarkan ruang nongkrong yang memadukan konsep alam terbuka dengan harga menu yang sangat ramah kantong.
Buka setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB dengan daya tampung mencapai 50 orang.
Kenyamanan pengunjung menjadi prioritas melalui pembagian dua area utama.
Area bagian dalam menyediakan enam set meja dengan total sekitar 24 kursi, sedangkan area teras luar mampu menampung hingga 26 orang.
Anda pastinya dapat bersantai Bersama teman dan keluarga untuk menghalau penat sembari menikmati sejuknya udara pegunungan.
“Kami mengusung misi untuk menyajikan tempat ngopi yang nyaman dengan cita rasa kopi asli lereng Gunung Slamet,” kata Barista Kedai Kopi Ghora, Sutikno, Minggu 24 Mei 2026.
Mengenai variasi sajian, Kedai Kopi Ghora menghadirkan berbagai menu minuman berbahan dasar kopi arabika dan robusta asli lokal.
Beberapa menu andalan yang siap memanjakan lidah pengunjung antara lain kopi tubruk, vietnam drip, espresso, V60, serta kopi susu gula aren.
Untuk harga minuman mulai Rp8 ribu hingga Rp15 ribu saja, tergantung pada jenis dan metode seduhan yang konsumen pilih.
Sebagai pendamping minum kopi, Kedai Kopi Ghora juga menyediakan menu makanan sederhana seperti mi rebus, mi goreng, kentang goreng, kentang rebus, serta singkong rebus.
Ragam camilan hangat tersebut rata-rata membawa label harga di kisaran Rp10 ribuan, sangat cocok untuk menemani malam yang dingin.
Tawarkan Sensasi Ngopi Alami Lereng Gunung

Sutikno menjelaskan bahwa kopi arabika Gunung Slamet memiliki keunikan rasa berupa karakter yang cenderung lebih manis, fruity, serta membawa aroma floral khas tanah gunung berapi aktif.
Sementara itu, varietas robusta yang tumbuh pada ketinggian lebih dari 1.200 meter di atas permukaan laut memiliki cita rasa yang lebih wangi, gurih, sedikit asam, dan beraroma kuat.
“Kedai Kopi Ghora juga mengambil peran dalam aksi pemberdayaan petani kopi local,” katanya.
Usaha ini merangkul sekitar 15 petani kopi milenial yang bernaung di bawah komunitas Pemuda Tani Sumber Mulya Desa Kutabawa.
Selain menyajikan minuman siap konsumsi, kedai ini juga melayani pembelian kopi bubuk kemasan.
Kopi arabika yang sudah melalui proses sangrai membawa harga jual sekitar Rp350 ribu per kilogram
Sedangkan varian robusta berkisar antara Rp180 ribu hingga Rp200 ribu per kilogram.
Untuk memanjakan para petualang yang ingin menikmati alam Serang lebih lama, pengelola menyediakan fasilitas tambahan.
Kedai Kopi Ghora juga melayani penyewaan perlengkapan outdoor dan camping.
Cukup membayar tarif sewa tenda sekitar Rp50 ribu hingga Rp70 ribu per hari untuk bisa menikmati pengalaman bermalam di alam bebas.
Anda pasti penasaran menikmati seduhan kopi sembari menikmati alam Desa Serang.
Silakan segeralah buat jadwal untuk duduk Bersama teman atau keluarga untuk menikmati seduhan kopi Barista di Kedai Kopi Ghora.

Menulis itu tidak selalu dengan paragraf-paragraf yang panjang. Menulislah tentang perasaan kita dan tentang apa yang ada dipikiran kita. Tanpa tersadar, kita sesungguhnya telah menulis.
Baca update artikel lainnya di Google Berita


















