TABLOIDELEMEN.com – Ikatan Alumni SMP Negeri 2 Purbalingga (IKAPERO) berkolaborasi dengan civitas akademika SMP Negeri 2 Purbalingga menyelenggarakan bakti sosial kesehatan masyarakat.
Aksi kemanusiaan ini mencakup layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan donor darah yang berlangsung di lingkungan sekolah, Minggu, 27 September 2026.
Agenda rutin tersebut bertujuan menjaga kondisi fisik para guru, karyawan, alumni, serta warga sekitar.
Ketua Bidang Kemanusiaan IKAPERO, Gustaman Tri Setyo Nugroho menjelaskan bahwa pihaknya menggandeng tim medis Puskesmas Kejobong untuk melayani pemeriksaan kesehatan.
Sementara untuk aksi donor darah, timnya bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (UTD PMI) Kabupaten Purbalingga.
Aksi sosial ini memasuki pelaksanaan ketiga sepanjang tahun 2026 sekaligus menyemarakkan peringatan Hari PMI 2026.
Panitia berhasil mengumpulkan 13 kantong darah dari 12 pendonor yang terdiri atas alumni, jurnalis, dan masyarakat umum.
“Hasil donor mencakup 6 kantong golongan A, 4 kantong O, 2 kantong B, serta 1 kantong AB,”.
Layanan Cek Kesehatan Gratis
Pemeriksaan kesehatan masyarakat ini menarik minat 69 peserta terdaftar secara keseluruhan. Sebanyak 41 peserta merupakan warga lokal yang bermukim di tiga wilayah RT sekitar sekolah.
Layanan medis melingkupi pemeriksaan berat badan, tinggi badan, tekanan darah, hingga kadar gula darah.
Kepala SMP Negeri 2 Purbalingga, Lelly Faizatillah memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi aktif para alumni.
Kehadiran program IKAPERO turut mengangkat citra positif almamater di mata publik lewat kerja sosial yang bermanfaat.
“Kami juga berharap kolaborasi ini bisa menumbuhkan jiwa kemanusiaan para siswa serta membantu membentuk karakter generasi muda yang unggul sesuai visi misi sekolah,” katanya.
Ketua RT 01 RW 03 Kelurahan Bancar, Maryono turut menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian alumni.
Sebanyak 15 warga di lingkungannya merasakan langsung manfaat layanan medis ini.
“Saya berharap kegiatan sosial semacam ini terus berlanjut secara konsisten pada masa mendatang,” katanya.

Awali dengan kepedulian, niscaya akan menjadi gagasan dalam menulis.
Baca update artikel lainnya di Google Berita




















