Guntur Cahyo Utomo

Guntur Cahyo Utomo, Mantan Pelatih PSSI U-19 Jadi Mentor di Puslat Askab PSSI Purbalingga

Guntur Cahyo Utomo akan dihadirkan untuk menjadi mentor pemusatan latihan (Puslat) Askab PSSI Purbalingga..

Selain itu, mantan pelatih Timnas PSSI U-19 yang saat ini juga menjadi Kepala Development Center PSS Sleman juga akan menjadi pembicara dalam workshop kepelatihan di Purbalingga.

“Kami sudah menjalin komunikasi dengan beliau. Mas Guntur menyatakan siap untuk menjadi mentor di Puslat dan juga workshop bagi pelatih yang akan kami laksanakan bulan Oktober ini,” kata Ketua Umum Askab PSSI Purbalingga HR Bambang Irawan didampingi Ketua Harian Mugi Ari Purwono dan pelatih Puslat Faizal Fatron Naser, Senin (4 Oktober 2021).

Latar belakang mendatangkan Guntur ke Purbalingga menurutnya dikarenakan yang bersangkutan memiliki pengalaman dalam pembinaan sepakbola usia dini dan muda. Guntur saat ini merupakan pelatih dengan lisensi A dari AFC.

“Kehadiran Guntur diharapkan bisa memberikan ilmu baru kepada pemain hasil seleksi yang akan mengikuti Puslat,” ungkapnya.

Mengenai workshop, rencananya akan diberikan kepada pelatih Sekolah Sepakbola (SSB) dan Puslat. Tujuannya agar ada kesamaan persepsi dalam melaksanakan pembinaan sepakbola usia dini dan muda di Purbalingga.

“Mas Guntur sangat antusias dan siap membantu pembinaan sepakbola di Purbalingga,” lanjutnya.

Saat ditemui tim pelatih Puslat Askab PSSI Purbalingga, Guntur juga memberikan apresiasi kepada PSSI Purbalingga yang melakukan inovasi melaksanakan Puslat. Karena menurutnya sangat jarang Askab PSSI yang melakukannya.

“Karena Puslat ataupun Pusdiklat itu lebih banyak dilakukan oleh sektor swasta,” ungkapnya.

Seperti diketahui Askab PSSI Purbalingga fokus pada pembinaan internal terutama usia dini dan muda. Oleh karena itu dilaksanakan seleksi pemain untuk mengikuti Puslat.

Dari hasil seleksi didapatkan 110 pemain yang akan mengikuti tahapan Puslat Masing-masing terdiri untuk Puslat A (kelahiran 2000-2003) 30 pemain, Puslat B (2004-2006) 30 pemain, Puslat C (2007-2008) 25 pemain dan Puslat Wanita (1999-2006) 25 pemain.

“Pemain-pemain ini diharapkan akan menjadi kerangka tim di kompetisi berjenjang yang akan kami ikuti tahun depan,” katanya.

 

 

Tinggalkan Balasan