Giesella dan Bonita, Murid SMP Negeri 2 Karangreja dan Purbalingga Siap Berlaga di Lomba Berpidato dan Baca Puisi Tingkat Propinsi

Giesella Naeluliza Arofiq dan Bonita Bitya Ailsha juara Lomba Baca Puisi dan Pidato Purbalingga, siap mewakili kabupaten ke tingkat Provinsi
Giesella Naeluliza Arofiq dan Bonita Bitya Ailsha juara Lomba Baca Puisi dan Pidato Purbalingga, siap mewakili kabupaten ke tingkat Provinsi

TABLOIDELEMEN.COM – Giesella Naeluliza Arofiq dari SMP Negeri 2 Karangreja dan Bonita Bitya Ailsha dari SMP Negeri 2 Purbalingga mengukir prestasi gemilang.

Kedua murid bertalenta ini berhasil merebut posisi pertama dalam ajang Lomba Bulan Bahasa Tahun 2026 tingkat Kabupaten Purbalingga.

Musyawarah Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia mempertemukan para peserta terbaik di Aula SMP Negeri 1 Padamara.

Bacaan Lainnya

Giesella menjai juara 1 cabang lomba pidato dengan torehan nilai 277.

Sementara itu, Bonita menguasai cabang lomba baca puisi setelah mengumpulkan nilai 177.

Keberhasilan ini mengantarkan mereka menjadi wakil resmi Kabupaten Purbalingga untuk melaju ke kompetisi serupa pada tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Persiapan Matang Menuju Kompetisi Bahasa Jawa Tengah

Menghadapi persaingan ketat tingkat provinsi, Giesella terus mengasah kemampuan diri secara konsisten.

Ia memfokuskan latihan pada teknik retorika, intonasi jernih, serta penyampaian ekspresif.

Selain itu, ia melatih volume suara agar mampu menjangkau barisan belakang tanpa terkesan berteriak.

“Apa sih lainnya ya, latihan vokal dan artikulasi, sistematika isi, serta gaya atau improvisasi dan kesesuaian tema. Pokoknya doakan saya dapat menjadi yang terbaik,” katanya.

Sedangkan, Bonita mempertajam intonasi dengan mengatur tinggi rendah suara serta tempo ucapan. Langkah ini bertujuan menjaga penjiwaan puisi tetap hidup dan menarik.

“Saya sekarang sedang berlatih pernapasan menggunakan perut agar suara tetap stabil, kuat, dan tidak habis di tengah baris puisi. Berikan penekanan pada kata-kata penting,” katanya.

Kedua siswa memohon dukungan masyarakat luas demi mengamankan hasil terbaik.

“Kami berharap doa terbaik. Semoga kami dapat membawa nama baik sekolah dan Kabupaten Purbalingga di tingkat propinsi,” katanya.

Dukungan penuh mengalir dari para pendamping. Guru Bahasa Indonesia SMP Negeri 2 Karangreja, Melisa Afrian, memberikan dorongan moral secara berkelanjutan.

“Tetap semangat dan jangan kendor berlatih. Kami selalu panjatkan doa yang terbaik untuk Giesel,” katanya.

Guru Bahasa Indonesia SMP Negeri 2 Purbalingga, Septiningsih, turut menyuarakan optimisme senada.

“Kami berharap Bonita Fokus pada hasil maksimal, bukan sempurna. Wajar merasa gugup, tetapi jangan biarkan kesalahan kecil merusak seluruh penampilan,” pesannya.

 

 

 

 

Pos terkait