TABLOIDELEMEN.com – Aktris Hanna Aretha resmi menandai debut akting layar lebar melalui film Empat Musim Pertiwi karya sutradara Kamila Andini.
Kehadiran seniman ini membuka ruang bagi Teman Tuli untuk menunjukkan kapasitas seni peran di kancah perfilman nasional.
Pemeran tokoh Raras ini menampilkan sosok remaja tuli yang mencari pemahaman hidup serta memiliki keterikatan erat dengan karakter utama pertunjukan, Pertiwi, yang tampil lewat akting Putri Marino.
“Bisa muncul di film layar lebar, debut menjadi representatif juga untuk teman-teman tuli,” ujar Hanna Aretha melalui penerjemah bahasa isyarat saat acara peluncuran poster dan cuplikan film di Jakarta, Kamis 10 September 2026.
Seniman panggung ini mengaku sempat terkejut ketika sutradara memilihnya langsung untuk memerankan remaja di lereng Gunung Bromo.
Saat menjalani proses pengambilan gambar, pemeran Raras mengandalkan Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo).
Serta memperkuat penyampaian pesan lewat ekspresi wajah dan bahasa tubuh.
Peran Hanna Aretha Buka Ruang Teman Tuli Tunjukkan Kapasitas Seni Peran
Melalui karakter ini, seniman bertalenta tersebut membawa misi kesetaraan emosi serta kemampuan Teman Tuli di mata publik.
Perjuangan tokoh Raras mendapat dukungan kuat dari karakter sang ibu yang tampil lewat akting Maryam Supraba.
Sosok ibu tangguh tersebut memegang teguh tradisi lokal demi melindungi keluarga selama menjalani dinamika cerita di Bromo.
Karya layar lebar besutan Forka Films ini menghadirkan jajaran pemeran ternama seperti Putri Marino, Arya Saloka, dan Christine Hakim.
Tim produksi merancang penayangan perdana dunia pada ajang Toronto International Film Festival 2026 sebelum menuju festival film di Busan serta Tokyo.
Selanjutnya, penonton Indonesia bisa menyaksikan karya sinema ini di bioskop mulai 8 Oktober 2026.

Awali dengan kepedulian, niscaya akan menjadi gagasan dalam menulis.
Baca update artikel lainnya di Google Berita























