ESDM Dalami Inovasi Bahan Bakar Bobibos Hasil Limbah Pertanian

Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos!. Foto: ilustrasi tabloidelemen.com
Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos!. Foto: ilustrasi tabloidelemen.com

TABLOIDLEMEN.com – Bobibos atau Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos! merupakan bahan bakar nabati (BBN) karya inovatif anak bangsa hasil pengembangan limbah pertanian, seperti jerami

Pengembangan oleh PT Inti Sinergi Formula di Jonggol, Jawa Barat selama satu dekade, dan produk ini diklaim ramah lingkungan dan memiliki oktan tinggi mencapai RON 98.

Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM memanggil PT Inti Sinergi Formula guna mendalami aspek teknis bahan bakar Bobibos.

Produk inovatif asal Jonggol ini memanfaatkan limbah pertanian seperti jerami menjadi bahan bakar nabati beroktan tinggi mencapai RON 98.

Langkah tersebut bertujuan menentukan klasifikasi serta kelayakan produk sebelum masyarakat luas menggunakannya secara komersial.

Bacaan Lainnya
Milo

Pemerintah memberikan ruang bagi pengembangan energi domestik namun tetap mengedepankan kepatuhan terhadap standar kualitas.

Proses pendalaman ini sangat perlu demi menjamin keamanan mesin kendaraan serta memberikan perlindungan hukum bagi konsumen.

“Fokus utama pertemuan adalah mematangkan rencana pengujian laboratorium agar produk memiliki standardisasi yang jelas,”kata Direktur Teknik dan Lingkungan Migas, Noor Arifin Muhammad.

Ia menegaskan tujuan koordinasi lanjutan tersebut dalam pernyataan tertulisnya.

Serta meminta produsen segera memastikan posisi produk guna menentukan regulasi yang berlaku.

Pemanggilan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan awal pada 14 April lalu.

“Tujuannya untuk mematangkan rencana pengujian laboratorium serta memastikan standardisasi dan klasifikasi produk sebelum masuk pasar atau penggunaannya secara luas,” ujar Noor Arifin Muhammad.

Uji Teknis Lemigas

Pelaksanaan pengujian sepenuhnya menjadi tugas Lemigas untuk menjamin transparansi serta akuntabilitas hasil.

Noor menekankan pentingnya sikap proaktif dari pengembang inovasi dalam mengikuti seluruh rangkaian prosedur teknis.

“Secara detail, teknis pengujian akan sepenuhnya dilakukan oleh Lemigas. Kami minta Bobibos proaktif menindaklanjuti langkah-langkah teknis ini agar prosesnya akuntabel,” jelasnya.

Tahapan pengujian mengacu pada standar internasional guna memitigasi risiko kerusakan mesin.

PT Inti Sinergi Formula menyatakan komitmen penuh untuk memenuhi kebutuhan dokumentasi serta teknis pengujian tersebut.

“Pengawasan ketat ini menjadi kunci utama dalam menjamin kepastian hukum serta keamanan publik saat menggunakan produk tersebut kelak,” pungkasnya.

Pos terkait

Milo