DPUPR Purbalingga Prioritaskan Perbaikan Jalan Bojanegara–Dawuhan Tahun 2026

Penggantian Jembatan Kali Kabong Purbalingga mencapai progres 81,9 persen dan siap buka untuk masyarakat pada Oktober 2026.
Penggantian Jembatan Kali Kabong Purbalingga mencapai progres 81,9 persen dan siap buka untuk masyarakat pada Oktober 2026.

TABLOIDELEMEN.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Purbalingga memprioritaskan perbaikan kerusakan ruas jalan yang menghubungkan Desa Bojanegara dan Desa Dawuhan pada tahun 2026.

DPUPR saat ini sedang memproses tahapan pengadaan langsung untuk merealisasikan pembenahan akses jalan tersebut.

Pelaksanaan fisik jalan akan berlangsung secara intensif setelah proyek fisik jembatan di kawasan setempat rampung.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Purbalingga, Agus Tri Prapto, memaparkan status terkini mengenai rencana penanganan jalan tersebut.

“Kondisi jalan tersebut sudah cukup rusak dan saat ini proses perbaikannya masih dalam tahap pengadaan langsung,” kata Agus Tri Prapto.

Bacaan Lainnya

Ia menambahka, pihaknya sengaja menyelaraskan jadwal pengerjaan jalan dengan penyelesaian Penggantian Jembatan Kali Kabong agar mobilitas alat berat berjalan optimal.

Progres Jembatan Kali Kabong Capai Target Dan Siap Buka

Pekerjaan Jembatan Kali Kabong sendiri kini telah mencatatkan kemajuan pesat hingga mencapai 81,9 persen.

Capaian fisik ini mencatatkan deviasi positif sekitar 60 persen dari target awal perencanaan.

Tim konstruksi telah merampungkan struktur utama meliputi pasangan batu, beton struktur, baja tulangan, abutment, lean concrete, serta railing jembatan berukuran panjang tujuh meter dan lebar 5,5 meter.

Agus Tri Prapto optimistis jembatan baru bernilai anggaran Rp638 juta tersebut bisa segera beroperasi penuh untuk memulihkan arus lalu lintas warga.

“Jika sesuai rencana, jembatan baru dapat dibuka untuk masyarakat pada 21 Oktober 2026,” kata Agus Tri Prapto.

Kerusakan struktur bawah jembatan lama akibat kikisan aliran sungai menjadi alasan utama penggantian jembatan permanen ini.

Selama masa pembangunan, warga melintasi jembatan darurat pelat besi. Pekerja kini fokus menunggu pematangan umur beton sesuai standar kualitas sebelum membuka akses jembatan secara resmi.

“Itu sudah umur rencana betonnya sudah melampaui kualitasnya. Jadi nanti segera bisa kita buka,” tegas Agus Tri Prapto.

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Acer2026