Bupati Fahmi Dorong Labib Duta GenRe Jawa Tengah Perkuat Dampak Program Remaja

Fahmi Muhammad Hanif Bupati Purbalingga menrima Labib Mubarok, Duta GenRe Jawa Tengah di ruang kerja Bupati Purbalingga
Fahmi Muhammad Hanif Bupati Purbalingga menrima Labib Mubarok, Duta GenRe Jawa Tengah di ruang kerja Bupati Purbalingga

TABLOIDELEMEN.COM- Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif mendorong Labib Mubarok, Duta GenRe Jawa Tengah, agar kiprahnya memberi dampak nyata bagi remaja.

Dorongan tersebut terutama menyasar tantangan era digital, termasuk tingginya penggunaan gawai atau screen time di kalangan generasi muda.

“Persoalan screen time di kalangan anak muda menjadi perhatian banyak pihak,” ujar Fahmi.

Menurut Fahmi, upaya mengurangi ketergantungan remaja terhadap gawai tidak cukup dengan meminta mereka meninggalkan perangkat tersebut.

Remaja membutuhkan aktivitas menarik sebagai ruang untuk berinteraksi, belajar, dan berkembang dalam kehidupan nyata.

Bacaan Lainnya
81 Tahun RI

Karena itu, Fahmi menilai konsep JAMU JATI KENDI yang Labib bawa memiliki peluang untuk pengembangan lebih lanjut.

Namun, keberadaan aktivitas saja belum cukup. Interaksi dan komunikasi dalam setiap kegiatan juga perlu mendapat perhatian agar program memberi manfaat yang lebih luas.

Fahmi menekankan, kegiatan bagi remaja perlu menghasilkan penguatan soft skill, karakter, mental, hingga adab.

Dengan demikian, program tidak sekadar menjadi sarana pengalihan waktu penggunaan gawai, tetapi juga mampu membentuk kemampuan dan karakter generasi muda.

“Setelah ada aktivitasnya, bagaimana interaksi dan komunikasinya? Jangan hanya mengalihkan screen time, tetapi harus ada output,” ujarnya.

Perkuat Dampak Program Remaja

Lebih lanjut, Fahmi berharap kiprah Labib tidak berhenti pada tingkat Jawa Tengah.

Ia juga mendorong Labib kembali meraih prestasi pada tingkat nasional.

Untuk mencapai tujuan tersebut, setiap program perlu memiliki target yang jelas dan dapat diukur.

Menurut Fahmi, target tahunan dapat mencakup jumlah remaja yang terlibat, jenis kegiatan, serta perubahan atau manfaat yang muncul.

Ukuran tersebut penting untuk memastikan program memiliki keberlanjutan dan hasil nyata bagi masyarakat.

“Keberlanjutannya harus bisa diukur. Bisa dibuat target, dalam satu tahun menghasilkan apa dan berapa anak yang terjangkau. Jadi bukan hanya bagus di awal, tetapi ada keberlanjutan dan hasil yang jelas,” ujarnya.

Sementara itu, Labib Mubarok, alumnus SMAN 1 Bobotsari, mengatakan dirinya akan memperluas program yang ia advokasikan setelah meraih Juara I Duta GenRe Putra Jawa Tengah. Salah satu program tersebut ialah Ruang Kawuningan.

Labib mengatakan pengembangan Ruang Kawuningan tidak hanya menyasar Purbalingga dan Jawa Tengah.

Program tersebut juga akan memanfaatkan jejaring digital melalui Ruang Kawuningan Indonesia.

“Ke depan, kami akan memasifkan program yang sudah diadvokasikan dalam ajang Apresiasi Duta GenRe Jawa Tengah. Ruang Kawuningan akan kami perluas, baik di Purbalingga, Jawa Tengah, maupun secara digital melalui Ruang Kawuningan Indonesia,” kata Labib.

 

 

Pos terkait

Acer2026