lebah

Benarkah Lebah Mati setelah Menyengat? Ini Faktanya

Sengatan lebah tentunya akan membuat sakit dan terasa panas. Bahkan bisa menimbulkan berupa bengkak kemerahan pada kulit hingga beberapa hari atau berminggu-minggu.

Banyak orang yang beranggapan lebah hanya bisa menyengat seseorang ia akan mati. Apakah benar?

Saat lebah menyengat anda, mungkin anda akan merasa puas karena lebah itu sedang dalam misi bunuh diri ketika menyengat anda. Tetapi anggapan seperti itu apakah benar?

Baca Juga:Jenjang SD di Purbalingga, UAS Tetap Tatap Muka

Jawabannya tergantung pada jenis lebah yang menyengat anda. Lebah madu akan mati setelah menyengat, namun lebah jenis lain mungkin bisa menyengat korban lain setelah menyengat anda.

Sengatan terjadi saat lebah mendarat di kulit anda dan menggunakan ovipositornya untuk menyerang anda. Pada saat lebah menyengat, ia memompa racun ke dalam kulit anda dari kantung racun yang menempel pada bagian seperti jarum dari alat penyengat yang siebut stylus.

Umumnya lebah, seperti lebah soliter asli, memiliki lancet cukup halus. Mereka mempunyai duri kecil yang membantu lebah meraih dan menahan daging korban, sehingga duri mudah ditarik dan lebah-lebah ini tidak akan mati setelah menyengat anda.

Baca Juga:Manfaat Yoga Bagi Perempuan

Berbeda dengan lebah madu yang memiliki duri cukup besar menghadap ke belakang pada lansetnya. Setelah duri-duri itu menyengat Anda, lebah akan mencoba kembali terbang.

Namun, duri-duri ini meggali tertlalu dalam ke daging anda. Saat lebah terrbang, seluruh alat penyengatnya ditarik dari tubuh lebah dan akan tertinggal di kulit. Perutnya akan pecah dan lebah madu itu pada akhirnya mati.

(Siswa Magang dari SMK N 1 Bukateja)

Tinggalkan Balasan