AHY Ungkapkan Kondisi Pesisir Pantura Jawa Sangat Memprihatinkan

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY),
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY),

Ancaman Nyata Kenaikan Laut dan Penurunan Tanah

Krisis ini meluas hingga ke wilayah Subang dan Indramayu melalui intrusi air laut yang merusak lahan produktif.

Di Demak, air laut bahkan kembali mengambil alih daratan hingga sejauh 6 kilometer.

Secara historis, wilayah tersebut memang merupakan bekas perairan selat pada abad ke-15 yang kemudian tertutup sedimentasi.

Akumulasi kenaikan permukaan air laut mencapai rata-rata 0,42 sentimeter per tahun berdasarkan pemodelan data altimetri.

Dalam kurun waktu 32 tahun terakhir, laut telah naik setinggi 15,5 sentimeter. Angka ini menjadi ancaman serius bagi kota-kota besar di sepanjang pesisir utara.

Bacaan Lainnya
Milo

Masalah kian pelik akibat laju amblesan tanah yang sangat tinggi di beberapa titik.

Demak mencatat angka tertinggi sebesar 16 sentimeter per tahun, diikuti Jakarta dan Sidoarjo.

Kota-kota lain seperti Pekalongan, Surabaya, dan Brebes juga menunjukkan tren penurunan tanah yang signifikan setiap tahunnya.

“Pantura Jawa sedang menghadapi krisis nyata. Tadi disampaikan tantangannya bukan hanya erosi, abrasi, banjir, tapi juga kenaikan muka air laut dan ambelasan tanah,” kata Tubagus.

“Dan itu bukan isu lokal, itu isu nasional. Mengingat Pantura Jawa sebagai tulang punggung perekonomian nasional,” imbuhnya.

Menurut Tubagus, alih fungsi lahan masif menjadi salah satu akar permasalahan yang bersifat sistemik.

Pembabatan hutan mangrove serta pembangunan struktur penahan ombak yang tidak terintegrasi memperlemah pertahanan alami pesisir.

Penanganan secara parsial terbukti tidak mampu membendung laju kerusakan yang ada.

“Ke depan, pendekatan lintas sektoral menjadi kunci utama dalam menyelamatkan kawasan ekonomi ini,” katanya.

Tubagus mendorong agar kebijakan penanganan selalu berlandaskan riset saintifik dan data yang kredibel.

“Upaya pemulihan harus mengedepankan keseimbangan ekosistem agar manfaatnya bersifat jangka panjang bagi masyarakat,” pungkasnya.

Pos terkait

Milo