Program Inklusif dan Edukasi Sinema Internasional MFW12
MFW12 memusatkan kegiatan pemutaran film di tiga lokasi utama, yaitu MASH Denpasar, Rumah Tanjung Bungkak (RTB), dan Dharma Negara Alaya (DNA).
Penyelenggara juga memperluas jangkauan akses menonton melalui program Community Screenings yang tersebar di enam titik wilayah Bali.
Langkah ini bertujuan mendekatkan karya sinema berkualitas kepada masyarakat luas.
Festival tahun ini menghadirkan komitmen nyata melalui program Sinema Inklusif yang ramah disabilitas.
Baca Juga: Minikino Bawa Film Pendek Indonesia ke Festival de Cannes 2026
Selain itu juga tersedia m Closed Captions (SDH) bagi penonton Tuli serta deskripsi audio Bahasa Indonesia untuk penonton disabilitas netra.
Inovasi ini membuka kesempatan bagi semua kalangan untuk menikmati seni peran secara setara.
Sektor edukasi turut meluncurkan Watch and Learn Guide serta penayangan perdana film animasi stop-motion KORINCO bertema “The First Stamps”.
Proyek kolaborasi internasional ini melibatkan Minikino, SESIFF Korea, Bogoshorts Kolombia, serta para siswa SDN 5 Dauh Puri Denpasar.

Menulis itu tentang mau atau tidak. Saya meyakini hambatan menulis bukan karena tidak bisa menulis, tetapi karena merasa tidak bisa menulis dengan baik
Baca update artikel lainnya di Google Berita
















