TABLOIDELEMEN.com – Komunitas seni rupa Wongso Art membakar semangat kreativitas warga melalui ajang Pasar Lukis di Zona Kreatif GOR Goentoer Darjono Purbalingga, Minggu, 30 Agustus 2026.
Komunitas yang menaungi perupa, pelukis, pematung, pembuat wayang, hingga seniman musik ini membagikan kertas gratis bagi seluruh peserta.
Pasar Lukis bertujuan memantik keberanian generasi muda dalam mengekspresikan bakat seni mereka.
“Kami mengajak putra-putri bapak ibu agar mau melukis atau menggambar di Zona Kreatif,” ujar Ketua Wongso Art, Yuli Hartono, Jumat, 28 Agustus 2026.
Yuli menambahkan bahwa panitia mengumpulkan seluruh karya peserta untuk proses seleksi.
Panitia mengumumkan pemenang secara resmi setelah peserta memenuhi kriteria penilaian.
“Kami akan memberikan apresiasi penilaian untuk hasil gambar atau lukisan dari para peserta,” tegas Yuli.
GOR Goentoer Darjono Jadi Pusat Kreasi Anak
Yuli menegaskan bahwa kegiatan melukis memberikan dampak luar biasa bagi tumbuh kembang anak.
Aktivitas visual ini melatih motorik halus, mengasah imajinasi, serta meningkatkan fokus anak sejak dini.
“Selain itu, anak-anak belajar menyalurkan emosi secara positif lewat paduan warna dan bentuk,” tuturnya.
Wadah Seniman Purbalingga Rangkul Generasi Muda
Ia berharap ajang ini dapat membuka ruang komunikasi inklusif antara seniman senior dan masyarakat umum.
Wongso Art menghadirkan atmosfer belajar yang menyenangkan tanpa beban persaingan yang berat.
“Melalui Pasar Lukis ini, Wongso Art terus memupuk bibit-bibit seniman muda potensial demi menjaga keberlangsungan ekosistem seni di Purbalingga,” pungkas Yuli.

Menulis itu tentang mau atau tidak. Saya meyakini hambatan menulis bukan karena tidak bisa menulis, tetapi karena merasa tidak bisa menulis dengan baik
Baca update artikel lainnya di Google Berita

















