Warga Desa Candiwulan Gelar Ruwat Bumi Lestarikan Budaya

Keluarga besar almarhum RM. Subagyo Wiryo Saputro, keturunan pendiri sekaligus Bupati pertama Purbalingga berbaur dengan Ribuan penduduk Desa Candiwulan, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, memadati ruas jalan mulai Balai Desa hingga Puri Candiwulan
Keluarga besar almarhum RM. Subagyo Wiryo Saputro, keturunan pendiri sekaligus Bupati pertama Purbalingga berbaur dengan Ribuan penduduk Desa Candiwulan, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, memadati ruas jalan mulai Balai Desa hingga Puri Candiwulan

TABLOIDELEMEN.com – Ribuan penduduk Desa Candiwulan, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, memadati ruas jalan mulai Balai Desa hingga Puri Candiwulan, Sabtu 27 Juni 2026.

Masyarakat menunjukkan kerukunan melalui kegiatan ruwat bumi prakarsa Pemerintah Desa bersama keluarga besar almarhum RM. Subagyo Wiryo Saputro, keturunan pendiri sekaligus Bupati pertama Purbalingga.

Kepala Desa Candiwulan, Agus Sucipto, menyatakan acara ini sebagai wujud syukur atas nikmat Allah berupa hasil bumi, ketentraman, dan kerukunan warga.

Sebanyak lima dusun beserta paguyuban Pasar Tobong turut memeriahkan suasana melalui pembuatan gunungan hasil bumi serta tumpeng untuk santapan bersama.

“Harapannya warga tidak meninggalkan budaya Jawa, warisan adiluhung dengan tetap guyub rukun,” ucapnya.

Bacaan Lainnya
Milo
Sebanyak lima dusun beserta paguyuban Pasar Tobong turut memeriahkan suasana melalui pembuatan gunungan hasil bumi serta tumpeng untuk santapan bersama.
Sebanyak lima dusun beserta paguyuban Pasar Tobong turut memeriahkan suasana melalui pembuatan gunungan hasil bumi serta tumpeng untuk santapan bersama.

Setelah doa bersama, warga menyantap tumpeng dan memberikan santunan bagi 50 anak yatim.

Perwakilan keluarga besar almarhum, H. R. Bambang Irawan, mengatakan puncak acara menampilkan pertunjukan wayang semalam suntuk oleh Ki Yakut Jedher, cucu dalang legendaris Ki Sugiono Siswocarito.

Kegiatan ini bertujuan melestarikan budaya Jawa sebagai warisan luhur bagi generasi penerus.

“Kalau bukan kita yang menjaga budaya Jawa, lalu siapa lagi? Melalui ruwat bumi ini kami juga memanjatkan doa agar masyarakat semakin sejahtera, dan hasil bumi semakin baik,” kata Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga ini.

 

 

Pos terkait

Milo