Waktu yang Baik untuk Ziarah, Simak Penjelasannya

Ziarah Kubur
Ziarah Kubur

TABLOIDELEMEN.com – Kegiatan yang paling ringan bagi umat muslim adalah ziarah kubur.

Karena, Pertama tidak ada pintunya. Kedua karena tidak berpintu. Oleh sebab itu ziarah kubur bisa kapan saja dilakukan.

Dalam ziarah itulah kita bisa mendoakan ahli kubur agar kesejahteraan, keselamatan, ampunan, dan rahmat Allah selalu melimpah kepada penghuninya.

Bacaan Lainnya

Apakah penghuni kubur tidak tahu kediamannya dikunjungi orang? Wallahu a‘lam.

Jelasnya, mengutip laman jateng.nu.or.id, ada waktu-waktu khusus untuk ziarah kubur agar lebih dekat dengan penghuninya.

Demikian disebutkan Sulaiman bin Umar bin Muhammad Al-Bujairimi dalam At-Tajrid li Naf‘il ‘Abid ala Syarhil Manhaj.

فائدة: روح الميت لها ارتباط بقبره ولا تفارقه أبدا لكنها أشد ارتباطا به من عصر الخميس إلى شمس السبت، ولذلك اعتاد الناس الزيارة يوم الجمعة وفي عصر الخميس، وأما زيارته صلى الله عليه وسلم لشهداء أحد يوم السبت فلضيق يوم الجمعة عما يطلب فيه من الأعمال مع بعدهم عن المدينة ق ل وبرماوي و ع ش على م ر

“Informasi, roh mayit itu memiliki tambatan pada kuburnya. Ia takkan pernah berpisah selamanya. Tetapi, roh itu lebih erat bertambat pada kubur sejak turun waktu Ashar di hari Kamis hingga fajar menyingsing di hari Sabtu.

Karenanya, banyak orang melazimkan ziarah kubur pada hari Jum‘at dan waktu Ashar di hari Kamis.

Sedangkan ziarah Nabi Muhammad SAW kepada para syuhada di perang Uhud pada hari Sabtu lebih karena sempitnya hari Jum‘at oleh pelbagai amaliyah fadhilah Jum‘at sementara mereka jauh dari kota Madinah.

Demikian keterangan Qaliyubi, Barmawi, dan Ali Syibromalisi atas M Romli.

” Waktu ini para orang tua baiknya memakai kesempatan ini untuk mengenalkan anak-anak berziarah ke makam kakek atau nenek mereka yang sudah wafat. Sementara di hari Ahad anak-anak bisa menggunakannya untuk berlibur atau bertandang ke rumah saudara, kakek atau nenek yang masih hidup.

Wallahu a‘lam.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan