FPP UMP Jadi Mitra Strategis Kampung Nelayan Merah Putih

FPP UMP berkolaborasi dengan KKP menilai kelayakan 17 desa calon lokasi Kampung Nelayan Merah Putih 2027 di Kabupaten Cilacap.
FPP UMP berkolaborasi dengan KKP menilai kelayakan 17 desa calon lokasi Kampung Nelayan Merah Putih 2027 di Kabupaten Cilacap.

TABLOIDELEMEN.COM – Fakultas Pertanian dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Purwokerto menjalin kemitraan resmi bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Kedua belah pihak meneken kontrak kerja sama program Kampung Nelayan Merah Putih di Hotel AOne Jakarta.

Perjanjian penting tersebut berlangsung pada Sabtu, 24 Oktober 2026.

Bacaan Lainnya

Pimpinan fakultas menugaskan tim ahli melaksanakan survei, verifikasi, penilaian, serta fasilitasi kesiapan lokasi target.

Agenda strategis ini memastikan seluruh wilayah sasaran memenuhi standar teknis sebelum pelaksanaan pembangunan fisik dimulai.

Inisiatif pembangunan kawasan pesisir tersebut bertujuan meningkatkan produktivitas usaha perikanan serta menggerakkan roda perekonomian warga lokal.

Seluruh rangkaian kegiatan selaras dengan target Sustainable Development Goals ke-14 mengenai perlindungan ekosistem laut berkelanjutan.

Tim penilai tidak hanya memperhatikan rencana infrastruktur, melainkan menganalisis aspek sosial, ekonomi, kelembagaan, serta daya hubung pasar.

Pengukuran komprehensif ini menjamin peningkatan kesejahteraan nelayan secara merata.

Dekan FPP UMP, Dr. Anis Shofiyani, S.P., M.P., menegaskan komitmen institusi dalam mengawal program nasional ini secara profesional.

Menutunya, melalui kerja sama ini, FPP UMP berkomitmen untuk menjalankan penugasan secara profesional dan berbasis data.

“Kami berharap hasil survei dan penilaian dapat menjadi dasar dalam menyiapkan lokasi KNMP yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat nelayan serta mendukung keberlanjutan program,” ujarnya.

Peran Tim Ahli FPP UMP Kawal Program KKP

Manajer program, M. Azharul Rijal, S.Pi., M.Si., memimpin langsung koordinasi teknis guna menjaga kualitas temuan lapangan.

“Pelaksanaan survei dan verifikasi  secara terkoordinasi dengan memperhatikan kondisi serta potensi masing-masing lokasi. Data yang akurat dan hasil penilaian yang berkualitas menjadi hal penting agar rekomendasi yang dihasilkan dapat mendukung kesiapan calon lokasi KNMP,” jelasnya.

Struktur operasional tim melibatkan Ikhsan Pratama, S.Pi., M.Pi., sebagai ketua kelompok kerja serta M. Amir Biky memegang posisi koordinator lapangan.

“Seluruh jajaran pengelola bekerja keras menghimpun data valid demi kelancaran program,”katanya.

Kolaborasi ini memperkuat posisi perguruan tinggi dalam mendampingi masyarakat pesisir secara optimal.

Civitas akademika berharap program jangka panjang tersebut mendongkrak sektor kelautan nasional menuju kemandirian ekonomi.

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait