TABLOIDELEMEN.com – Sanggar Sekar Jagad bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga sukses menyuguhkan pergelaran Sendratari Ratu Ayu Golaga (Goa Lawa Purbalingga), Minggu 26 April 2026.
Pertunjukan yang berlangsung di Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tersebut memikat perhatian pengunjung dalam ajang Gelar Seni Budaya Kabupaten Purbalingga.
Lakon sendratari ini mengangkat kisah Ratu Ayu Golaga selaku penguasa alam pelindung keseimbangan dunia manusia dan penghuni gua.
Cerita bermula saat dua bidadari putri Prabu Siliwangi, Endah Murdaningrum dan Endang Murdaningsih, menjalani tapa di Golaga demi menjaga kesucian alam.
Konflik memuncak ketika manusia mulai merusak hutan demi proyek tambang besar yang mengganggu ketenangan kawanan kelelawar suci.
Ratu Ayu akhirnya bangkit dari keheningan berabad-abad guna memberi peringatan keras kepada manusia.
Sebagai pembuka, kesenian Calung Lengger khas Purbalingga, lebih dulu menyapa penonton di Plaza Kori Agung Museum Indonesia dengan ajakan menari bersama.
Sejumlah tokoh penting menghadiri acara ini, antara lain Plt Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah Risturino dan Kepala Dindikbud Purbalingga Heru Sri Wibowo
Serta, Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah KRAT Leles Sudarmanto dan Ketua Umum Paguyuban Perantau Purbalingga (Papeling) Izroil.
Kesuksesan pementasan ini sekaligus membuktikan kekayaan budaya lokal Purbalingga mampu bersinar di panggung nasional.
“Melalui gerak tari yang memukau, pergelaran ini membawa pesan kuat. Tentangpentingnya melestarikan hutan dan energi bumi,” kata Ketua Umum Papeling Izroil, kepada tabloidelemen.com, Jumat 1 Mei 2026.

Menulis itu tentang mau atau tidak. Saya meyakini hambatan menulis bukan karena tidak bisa menulis, tetapi karena merasa tidak bisa menulis dengan baik
Baca update artikel lainnya di Google Berita

















