Puisi Waktu dan Kenangan Barasuara
“Terbuang Dalam Waktu” persembahan dari grup musik alternatif Barasuara menawarkan kedalaman lirik puitis.
Lagu ini Gerald Situmorang ciptakan musiknya, sementara Asteriska dan Iga Massardi menuliskan lirik.
Lagu ini menjadi soundtrack film Sore, “Istri dari Masa Depan” yang mengisahkan perasaan kehilangan dan penerimaan terhadap siklus kehidupan dan waktu.
Barasuara berhasil menggabungkan musik rock orkestra dengan lirik metaforis tentang cinta abadi yang melampaui usia dan fisik.
2.Lirik Lagu Terbuang Dalam Waktu
- Teringat seru suaramu
- Menepis keraguan
- Namun dewasa mengubah
- Cara pandang dan keikhlasan
- Bersaut dan bergulat
- Terperai-perai menghilang
- Perih yang terasa
- Sakit yang tak sirna
- Harapan akankah ada?
- Berputar arah
- Angan tenggelam dalam kabut dan amarah
- Luka terkuak dan menggebu tanpa arah
- Tangis yang terbendung
- Terbuang dalam waktu
- Yang meluruh
- Perih yang terasa
- Sakit yang tak sirna
- Harapan akankah ada?
- Berubah
- Melihatmu bersemi dan bermekaran
- Tawa candamu berikan kekuatan
- Sisa hariku, pagi berganti waktu
- Memelukmu
- Kita kan tua dan kehilangan pegangan
- Lihat senyummu memberikan kekuatan
- Sisa nafasku, cinta tak kenal waktu
- Menjagamu
Dua hits ini membuktikan, mau musik pop galau yang straightforward atau rock alternatif yang metaforis, pendengar Indonesia selalu menghargai karya yang jujur dan menyentuh hati.

Bagi saya yang juga seorang ibu rumah tangga, menulis dapat dijadikan media terapi. Berbagi cerita, mengungkapkan emosi, meredakan stres, dan melepaskan kebosanan.
Baca update artikel lainnya di Google News


















