Ratusan Petani di Purbalingga Terima Bantuan Mesin Pompa Air, Berbahan Bakar Gas Lho!

Ratusan Petani di Purbalingga Terima Bantuan Mesin Pompa Air, Berbahan Bakar Gas Lho!
Ratusan Petani di Purbalingga Terima Bantuan Mesin Pompa Air, Berbahan Bakar Gas Lho!

TABLOIDELEMEN.com – Petani di Kabupaten Purbalingga menerima sebanyak 605 unit pompa air Bahan Bakar Gas (BBG) secara gratis di halaman Kantor UPTD Pembenihan Dinas Pertanian Purbalingga, Jumat 25 November 2022.

Bantuan ini merupakan Program Kemitraan Kementerian ESDM dan Komisi VII DPR RI.

Hadir dalam acara itu anggota Komisi VII DPR RI Rofik Hananto, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Agus Winarno, Perwakilan Ditjen Migas Kementerian ESDM Sabardiman, Kepala Dinas Pertanian Purbalingga Mukodam.

Bacaan Lainnya

Perwakilan Ditjen Migas Kementerian ESDM, Sabardiman mengatakan program ini diadakan untuk memberikan kemudahan akses energi, mengurangi biaya bahan bakar sekaligus meningkatkan taraf hidup petani dan nelayan.

“Kami melakukan program ini dalam rangka diversifikasi atau penganekaragaman energi, sehingga kami berharap petani bisa mengakses energi lebih mudah dan lebih murah,” katanya.

Produktifitas usaha petani

Pompa air Bahan Bakar Gas
Pompa air Bahan Bakar Gas

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Agus Winarno yang mewakili Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengingatkan petani untuk memanfaatkan dan menjaga bantuan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga akan membantu produktifitas usaha tani di Purbalingga.

“Kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat, dan mohon untuk dijaga, dirawat, digunakan sebaik-baiknya dan tidak diperjualbelikan. Dengan di konversinya dari BBM ke BBG maka tingkat efisiensinya sangat tinggi, perbandingannya 1 tabung gas 3kg bisa setara 8 sampai 10 liter bbm, tentunya ini lebih murah,” katanya.

Petani asal Kaligondang Nasirun Widodo mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan pompa air BBG ini.

Tak lupa dia mengucapkan terimaksih atas perhatian dan bantuan pemerintah kepada petani.

“Alhamdulillah terbantu sekali, akan digunakan untuk menyiram padi, terutama saat musim kemarau masih kekurangan air. Saya atas nama petani dari Desa  Kaligondang mengucapkan terimakasih kepada pemerintah,” ungkapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *