TABLOIDELEMEN.com – Kontingen Kabupaten Purbalingga di mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2023.
“Ada update terbaru, Kontingen Kabupaten Purbalingga berhasil meraih tiga emas, satu perak, dan tujuh perunggu,” kata Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purbalingga Prayitno, Selasa 27 Juli 2023.
“Medali emas diraih atlet cabang oleh raga (cabor) Pencak Silat, Panahan, dan Renang. Medali perak diraih cabor Karate, sedangkan medali perunggu diraih cabor Karate, Pencak Silat, Tenis Meja, dan Renang,” katanya.
Prayitno menyampaikan, Popda tingkat Provinsi Jawa Tengah tersebut digelar dalam dua tahap, tahap pertama pada 20-23 Juni 2023
Sedangkan tahap ke dua digelar pada 25-28 Juni 2023.
Pada tahap pertama medali emas diraih oleh Ahktar Din Abdillah pada cabor Pencak Silat Kelas A Putra
Lalu, Ismira Nugraheni Abdela Thomas dari cabor Panahan Standar Nasional Putri, medali perak diraih oleh Azkiyatussyifa Rofiansyah cabor Karate Kumite +60Kg Putri,” ungkapnya.
Sementara untuk medali perunggu disumbangkan oleh Afsha Atika Atha Nursetya cabor Karate Kumite -45kg Putri
Rafha Addaruqqutni Widodo cabor Karate Kumite -50Kg Putra, Bagaskara Bagus Dwipantara cabor Karate Kumite -61Kg Putra, Na’isa Nur Aini cabor Pencak Silat Seni Tunggal Putri,
Syifana Amalia cabor Pencak Silat Kelas E Putri, serta Arfan Sakinata & Ayaz Althaf Akbar Yulianto cabor Tenis Meja Ganda Putra.
Pada tahap kedua untuk sementara Purbalingga meraih satu emas dan satu perunggu yang disumbangkan atlet renang Anindya Zahra Okta Rahmadani.
“Anindya Zahra Okta Rahmadani berhasil meraih medali emas pada cabor Renang Gaya Bebas 100 M Putri dan medali perungga pada cabor Renang Gaya Bebas 50 M Putri,” tambahnya.
Sebagai informasi, Popda tingkat Provinsi Jawa Tengah, kontingen Kabupaten Purbalingga mengirimkan 103 atlet yang berlaga di 16 cabang olahraga.

Menulis itu tentang mau atau tidak. Saya meyakini hambatan menulis bukan karena tidak bisa menulis, tetapi karena merasa tidak bisa menulis dengan baik
Baca update informasi pilihan lainnya dari kami di Google News