Purbalingga Raih Penghargaan Kabupaten Terbaik III Nasional UPLAND Project

Kabupaten Purbalingga meraih Penghargaan Kabupaten Terbaik III Nasional UPLAND Project periode 2021–2026 berkat keberhasilan membangun ekosistem pertanian dataran tinggi.
Kabupaten Purbalingga meraih Penghargaan Kabupaten Terbaik III Nasional UPLAND Project periode 2021–2026 berkat keberhasilan membangun ekosistem pertanian dataran tinggi.

TABLOIDELEMEN.COM – Kabupaten Purbalingga berhasil meraih penghargaan Kabupaten Terbaik III Nasional dalam pelaksanaan The Development of Integrated Farming System in UPLAND Areas (UPLAND Project) periode 2021–2026.

Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI memberikan pengakuan ini atas keberhasilan Purbalingga memperkuat ekosistem pertanian dataran tinggi.

Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menerima penghargaan langsung dari Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Hermanto dalam Workshop Nasional Exit Strategy UPLAND Project di Avenzel Hotel and Convention, Cibubur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu 14 Oktober 2026

Bacaan Lainnya

Bupati Fahmi menyampaikan apresiasi tinggi kepada kelompok tani, peternak, koperasi, penyuluh, serta jajaran perangkat daerah terkait.

Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.

“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama, sehingga manfaat program harus terus terjaga agar dapat bermanfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Fahmi.

Capaian Anggaran dan Program UPLAND Project di Purbalingga

Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Kabupaten Purbalingga Prayitno menjelaskan bahwa program ini berjalan sejak 2021 hingga 2026 demi mengembangkan pertanian lahan kering.

Pemerintah pusat menyalurkan dukungan anggaran sebesar Rp48,68 miliar dalam dua tahap.

Tahap pertama periode 2021–2024 menyerap anggaran Rp22,31 miliar, sedangkan tahap kedua periode 2025–2026 menyerap Rp26,37 miliar.

“Tahun 2021–2024 menyasar kelompok tani/peternak di Kecamatan Kejobong dan Pengadegan dengan komoditas kambing dan lada.

“Sedangkan tahun 2025–2026 giliran menyasar ke Kecamatan Karangmoncol dan Rembang dengan komoditas kambing dan kapulaga,” kata Prayitno.

Program tersebut menyalurkan manfaat nyata kepada 115 kelompok, mencakup 95 kelompok tani, 16 kelompok wanita tani, serta empat koperasi tani.

Bantuan UPLAND Project memperkuat infrastruktur vital seperti jalan usaha tani, sumur bor, hingga jaringan irigasi.

Selain itu, program mendukung pengembangan agribisnis, pengolahan hasil, serta pembiayaan mikro bagi kemandirian modal petani.

Pos terkait