TABLOIDELEMEN.com – Pemerintah Kabupaten Purbalingga terus mendorong percepatan transformasi digital melalui penerapan Sertifikat Elektronik dan Tanda Tangan Elektronik (TTE).
Langkah strategis ini wujudkan integrasi delapan aplikasi layanan publik untuk efisiensi dan keamanan. Dinkominfo Purbalingga menggelar sosialisasi mengenai Sertifikat Elektronik dan TTE pada Selasa, 9 Desember 2025, secara daring melalui Zoom Meeting dan siaran langsung YouTube Dinkominfo.
Kepala Dinas Kominfo Purbalingga, R. Budi Setiawan, menegaskan pentingnya penerapan TTE dalam tata kelola pemerintahan modern.
“TTE bukan sekadar efisiensi, tetapi juga menjamin keabsahan dan keamanan dokumen digital,” tuturnya.
Karena itu lanjut Budi, sejak 24 Agustus 2022, Purbalingga jalin kerja sama dengan Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Kerja sama ini berlaku hingga 24 Agustus 2026 dan menjadi dasar pemanfaatan TTE di lingkungan pemerintah daerah.
Capaian pemanfaatan TTE hingga November 2025 tunjukkan perkembangan signifikan. Data mencatat 1.505 pengguna baru dan 2.540 akun terverifikasi.
“Selain itu, terbit 2.440 sertifikat elektronik dan terlaksana lebih dari 540.556 transaksi TTE,” katanya.
Ia merinci, delapan aplikasi yang telah terintegrasi TTE meliputi SIPETARUNG, SEPAKAT, PESONA, SID Desa Kedungjati, SID Desa Kalikajar, SID timbang.purbalingga.desa.id, E-Kinerja, dan SIM-RS.
Integrasi ini memperkuat layanan publik berbasis digital di berbagai sektor.
Oleh karena itu, uji penerapan modul juga berjalan untuk aplikasi E-SAKIP milik Bagian Organisasi Setda, bertujuan meningkatkan validitas dokumen kinerja perangkat daerah.
Sertifikat Elektronik juga terpakai pada aplikasi nasional Srikandi untuk kearsipan serta aplikasi BeSIGN versi mobile dan desktop.
Kedua aplikasi ini memberikan solusi pembubuhan tanda tangan elektronik bagi ASN dalam aktivitas kedinasan.
Dengan TTE, dokumen resmi pemerintah proses lebih cepat, aman, dan memiliki kekuatan hukum sama dengan tanda tangan basah.
“Kami berharap seluruh ASN dan PPPK di Purbalingga memanfaatkan teknologi ini untuk peningkatan kualitas layanan public,” katanya.

Satu di antara cara untuk mendapatkan hasil menulis yang maksimal adalah dengan melihatnya sebagai sebuah petualangan.
Hanya dengan berpetualangan, saya mengetahui dan menemukan keberagaman materi tulisan.
Baca update artikel lainnya di Google News

















