Peran Buruh Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Purbalingga Hingga 5,92 Persen

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Purbalingga, Mukodam saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Purbalingga di Objek Wisata Purbasari Pancuran Mas, Kecamatan Padamara, Jumat 1 Mei 2026
Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Purbalingga, Mukodam saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Purbalingga di Objek Wisata Purbasari Pancuran Mas, Kecamatan Padamara, Jumat 1 Mei 2026

TABLOIDELEMEN.com – Hubungan industrial di Kabupaten Purbalingga saat ini berada pada kondisi sangat kondusif.

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Purbalingga, Mukodam, menilai sinergi antara buruh dan pengusaha memberikan kontribusi besar bagi kemajuan daerah.

Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Purbasari Pancuran Mas, Jumat 1 Mei 2026

“Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Purbalingga pada tahun 2025 tercatat mencapai 5,92 persen. Tentu capaian tersebut tidak lepas dari peran para pekerja,” tegas Mukodam.

Meskipun tantangan ketenagakerjaan seperti pemutusan hubungan kerja tetap ada, pemerintah daerah terus mengupayakan solusi melalui perluasan lapangan kerja.

Bacaan Lainnya
Milo

Salah satu langkah strategis mencakup penguatan sektor usaha kecil.

“Termasuk dengan mendorong pengembangan UMKM sebagai solusi alternatif bagi pekerja terdampak,” tambahnya.

Sejalan dengan upaya tersebut, Ketua Panitia Peringatan Hari Buruh, Maryoto, menekankan pentingnya persatuan seluruh elemen industri.

Ia berharap rangkaian kegiatan ini mampu mempererat hubungan antara kaum buruh, pengusaha, serta pemerintah.

Semangat kebersamaan tersebut tertuang jelas dalam visi perayaan tahun ini.

“Kegiatan kali ini mengusung tema Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja,” kata Maryoto.

Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Apindo, SPSI, dan FKHR menjadi simbol nyata kolaborasi tripartit.

Upaya kolaboratif ini bertujuan menciptakan iklim usaha yang dinamis sekaligus menjamin kesejahteraan para pekerja secara berkelanjutan di masa depan.

“Melalui kerja sama yang erat, Purbalingga optimistis mampu menjaga tren positif pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Pos terkait

Milo