Pemkab Purbalingga Sediakan Rp28 Miliar untuk Muluskan Jalan Kabupaten

Pekerjaan perkerasan jalan dengan lapisan aspal panas (hotmix) merupakan bagian penting dalam pembangunan infrastruktur transportasi. Sumber Foto: ptadp.co.id
Pekerjaan perkerasan jalan dengan lapisan aspal panas (hotmix) merupakan bagian penting dalam pembangunan infrastruktur transportasi. Sumber Foto: ptadp.co.id

TABLOIDELEMEN.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga menyediakan anggaran sebesar Rp28.448.474.000 melalui APBD 2026 guna membiayai 18 kegiatan pemeliharaan jalan di sejumlah wilayah strategis.

Langkah ini menjadi prioritas utama dalam rangka meningkatkan kualitas mobilitas warga serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Saat ini, delapan paket pekerjaan telah memasuki tahapan lelang pengadaan barang dan jasa pada unit layanan pengadaan setempat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Purbalingga, Drajat Uji Wahyono, mengatakan bahwa percepatan administrasi merupakan kunci awal pelaksanaan proyek fisik tahun ini.

Sebagian besar paket pekerjaan strategis sedang berada dalam proses seleksi penyedia jasa untuk memastikan pengerjaan tepat waktu.

Bacaan Lainnya
Milo

“Ada delapan paket yang sudah masuk lelang. Satu paket diantaranya sudah ada pemenang tender,” ungkap Drajat pada Sabtu 28 Maret 2026.

Delapan paket yang sedang melalui proses lelang tersebut mencakup ruas jalan dengan nilai pagu fantastis.

Seperti Jalan Letjend MT Haryono senilai Rp3,07 miliar dan Jalan Karanganyar-Karangmoncol mencapai Rp3,46 miliar.

Selain itu, pemerintah juga menyasar jalur penghubung antar-kecamatan seperti Jalan Pengadegan-Tegalpingen dan Jalan Kembangan-Panican.

“Kegiatan pemeliharaan berkala Jalan Kedungwuluh-Padamara dengan pagu anggaran sebesar Rp 1.779.700.000,” katanya.

Sementara itu, 10 paket pekerjaan lainnya masih dalam antrean pelaksanaan untuk periode tahun anggaran berjalan.

Ruas jalan tersebut meliputi wilayah pegunungan dan perbatasan, seperti Jalan Serang-Bambangan, Karangjambu-Jingkang, hingga akses Rajawana-Panusupan.

Nilai anggaran untuk sisa paket ini bervariasi mulai dari ratusan juta hingga miliaran rupiah, termasuk peningkatan Jalan Sidareja-Selanegara sebesar Rp1,92 miliar.

“DPUPR berkomitmen menjaga transparansi dan kualitas pekerjaan agar hasil pemeliharaan jalan dapat bertahan lama,”katanya.

Ia mengatakan, masyarakat mengharapkan perbaikan infrastruktur ini segera tuntas mengingat peran vital jalur-jalur tersebut bagi aktivitas harian.

“Oleh karena itu, kami terus melakukan pengawasan ketat terhadap setiap tahapan proyek. Mulai dari penentuan pemenang lelang hingga proses pengerjaan di lapangan nanti,” katanya.

 

 

Milo