Pemkab Purbalingga Salurkan Donasi Rp 250 Juta untuk Korban Bencana Sumatra

Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, menyerahkan dana tersebut secara langsung kepada Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, di Kantor BAZNAS RI pada Kamis 15 Januari 2026.
Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, menyerahkan dana tersebut secara langsung kepada Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, di Kantor BAZNAS RI pada Kamis 15 Januari 2026.

TABLOIDELEMEN.com –  Pemerintah Kabupaten Purbalingga bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Purbalingga menyerahkan bantuan kemanusiaan senilai Rp250 juta bagi korban banjir di wilayah Sumatra dan Aceh.

Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, menyerahkan dana tersebut secara langsung kepada Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, di Kantor BAZNAS RI pada Kamis 15 Januari 2026.

Pemulihan Pascabencana Empat Program

Bupati Fahmi menegaskan bahwa penyaluran dana ini mencerminkan wujud empati serta solidaritas masyarakat Purbalingga terhadap para penyintas bencana alam.

Partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat serta aparatur pemerintah daerah berhasil menghimpun bantuan tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kami berharap kontribusi ini mampu meringankan beban warga terdampak sekaligus memicu semangat mereka untuk segera bangkit dari masa sulit,” tuturnya.

Menanggapi aksi kemanusiaan tersebut, Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, memberikan apresiasi tinggi atas kepedulian warga Kabupaten Purbalingga.

Ia menjamin institusinya akan mengelola amanah dana ini secara transparan dan tepat sasaran.

“BAZNAS RI terus memantau kebutuhan lapangan sejak awal bencana guna memastikan bantuan bersifat berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Sementara, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menguraikan skema penyaluran bantuan melalui empat pilar utama.

Program tersebut meliputi pemulihan fasilitas pendidikan (Kembali ke Sekolah), perbaikan rumah ibadah (Kembali ke Masjid), pembangunan hunian (Kembali ke Rumah) dan penguatan ekonomi (Kembali Kerja).

“Fokus utama skema ini adalah mempercepat normalisasi kehidupan sosial dan ekonomi para korban,” tegasnya.

Sedangkan, Ketua BAZNAS Purbalingga, Sudjianto, menyatakan bahwa sinergi dengan pemerintah daerah tidak hanya terbatas pada bantuan bencana nasional.

Saat ini, BAZNAS Purbalingga terus menjalankan program prioritas lokal seperti bantuan pendidikan, layanan kesehatan, hingga bedah rumah tidak layak huni.

“Langkah ini merupakan bagian dari upaya sistematis dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan produktif masyarakat di wilayah Purbalingga,” katanya.

Pos terkait