NU Peduli Pemalang Minta Evaluasi Penanganan Kekeringan Air Bersih

 NU Peduli Pemalang mendesak Pemkab Pemalang mengevaluasi penanganan kekeringan serta mengoptimalkan potensi sumber mata air dan tandon bagi masyarakat.
 NU Peduli Pemalang mendesak Pemkab Pemalang mengevaluasi penanganan kekeringan serta mengoptimalkan potensi sumber mata air dan tandon bagi masyarakat.

TABLOIDELEMEN.COM – Ketua NU Peduli Kabupaten Pemalang H. Ilham menilai penanganan kekeringan perlu evaluasi secara menyeluruh.

Pemerintah Kabupaten Pemalang wajib mengkaji kembali strategi penyediaan air bersih agar penanggulangan tidak hanya bersifat darurat.

“Tetapi juga mampu menjamin ketersediaan air bagi masyarakat saat musim kemarau,” katanya.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan pengalaman penanganan bencana, Kecamatan Pulosari, Belik, dan Watukumpul merupakan wilayah paling sering mengalami krisis pasokan air.

“Ada 3 Kecamatan yang paling sering mengalami krisis air bersih. Yaitu Pulosari, Belik, dan Watukumpul. Karena itu, ketiga kecamatan tersebut menjadi prioritas dalam program kemanusiaan NU Peduli,” katanya.

Ilham merinci potensi Mata Air Kalironce di Desa Banyumudal Kecamatan Moga, Kali Setu Desa Kuta Kecamatan Belik, Kali Lungsir Desa Karangsari Kecamatan Pulosari,

“Serta Kali Urip di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Pemalang sebelumnya pernah memanfaatkan sumber Kali Urip melalui jaringan saluran pipa untuk memenuhi kebutuhan warga Pulosari.

“Namun, program tersebut kini tidak lagi berjalan. karena masyarakat di wilayah sumber mata air tidak mengizinkan air dialirkan ke Kabupaten Pemalang,” katanya.

Solusi Jangka Panjang Krisis Air Bersih Pemalang

Ilham mengusulkan penempatan penampungan air berkapasitas 5.000 liter pada tiap dusun terdampak.

“Selain itu, Kami mendorong Pemkab pemalang mengoptimalkan potensi sumber-sumber mata air melalui pembangunan jaringan pipanisasi menuju desa-desa rawan kekeringan,” katanya.

Skema teknis ini menghadirkan efisiensi distribusi pasokan harian warga secara berkelanjutan.

Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pemalang KH Subehan menegaskan aksi NU Peduli menjadi wujud pelayanan nyata Nahdlatul Ulama kepada masyarakat luas.

Kerja kemanusiaan ini melengkapi syiar lisan guna menjawab kebutuhan pokok warga.

Sehingga, sinergi seluruh elemen akan mempercepat penuntasan krisis air di wilayah Pemalang secara efektif.

“Kehadiran NU harus benar-benar terasa manfaatnya oleh masyarakat. Semoga kepedulian para donatur dan semangat gotong royong para relawan terus menjadi kekuatan untuk membantu sesama,” katanya.

 

 

Pos terkait