Realisme
Realisme merupakan suatu aliran yang ingin menunjukkan suatu peristiwa, model tertentu, atau suasana dengan keadaan sehari-hari, tanpa adanya drama atau dipilih kondisi yang paling indah saja.
Aliran tersebut mungkin saja tidak menjiplak dengan sempurna apa yang mereka lihat, peristiwa, atau tema yang realistis, bukan hanya gambar saja.
Ciri Aliran Seni Lukis Realisme
- Mengangkat tema mengenai peristiwa keseharian yang terjadi dan dialami oleh orang-orang kebanyakan.
- Menggambarkan mengenai masyarakat yang ada di dalam situasi yang nyata dan khas dengan lingkungan sehari-hari mereka.
- Karya realis akan menunjukkan tentang manusia dari semua kelas di dalam kondisi dan situasi aslinya.
- Realisme tidak pernah setuju dengan subjek seni yang dibesar-besarkan atau dramatisasi ala aliran romantisisme.
- Mempunyai detail gambar yang menyerupai aslinya atau natural menggunakan teknik tinggi yang dikuasai oleh para pelukisnya.
Impresionisme
Aliran tersebut muncul karena adanya kamera yang sudah bisa mengambil alih fungsi dari seni sebagai salah satu media dokumentasi.
Dibandingkan dengan mereplika warna yang serupa dengan cara pandang manusia dalam melihat, impresionisme hendak menggambarkan warna yang murni berdasarkan proses terjadinya pembentukan warna secara alami.
Umumnya, para penganut aliran impresionisme akan melukis di alam terbuka dalam kurun waktu yang cukup singkat.
Sehingga harus mengorbankan keakuratan bentuk. Itulah alasan kenapa hasil lukisan mereka hanya sebatas impresi saja.
Sebab, mereka tidak sempat untuk menyelesaikan detail yang lebih jauh.
Akan tetapi, dari ketidaksempurnaan tersebut, justru muncul bentuk estetik baru yang tidak ada di aliran lain seperti realisme, naturalisme, bahkan fotografi sekalipun.
Ciri-Ciri Aliran Seni Lukis Impresionisme
- Gambar pada lukisannya cenderung tidak detail, lukisan hanya akan terlihat mirip apabila dilihat dari jauh
- Palet warna yang kontras dan cerah berdasarkan teori pengelompokan lingkaran warna.
- Fokus untuk melukis pantulan cahaya pada subjeknya
- Memakai teknik kuas yang disebut dab, yaitu istilah luar untuk cocolan saus.
- Tidak pernah menggunakan warna hitam.
Fauvisme
Aliran fauvisme ini adalah membuat warna menjadi unsur seni yang independen. Warna tersebut tidak hanya menjadi warna baju, warna kulit, atau warna langit.
Tetapi menjadi salah satu unsur yang independen atau berdiri sendiri tanpa menjadi representasi fisik apa saja.
Ciri-Ciri Aliran Seni Lukis Fauvisme
- Warna yang mencolok yang tidak terlihat keakuratan pada model yang akan dilukis.
- Bentuk gambar pada lukisan yang diiringi oleh garis tegas yang gelap.
- Warna yang dipakai untuk mengekspresikan ide atau gagasan seniman, bukan hanya sekedar pewarna.
- Keakuratan yang detail dalam bentuk gambar pada referensi model ataupun subjek dihiraukan.
- Menyampaikan ide, gagasan, atau pesan pribadi dari pelukisnya.

Bagi saya yang juga seorang ibu rumah tangga, menulis dapat dijadikan media terapi. Berbagi cerita, mengungkapkan emosi, meredakan stres, dan melepaskan kebosanan.
Baca update artikel lainnya di Google News
















