MAN Purbalingga Gandeng 34 Kampus Bekali Masa Depan Siswa, Strategi Matang Menuju Kuliah

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Purbalingga membuka ruang strategis bagi para siswa untuk merancang masa depan melalui gelaran Mature Fest (MAN Purbalingga Future Fest) 2026.
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Purbalingga membuka ruang strategis bagi para siswa untuk merancang masa depan melalui gelaran Mature Fest (MAN Purbalingga Future Fest) 2026.

TABLOIDELEMEN.com – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Purbalingga membuka ruang strategis bagi para siswa untuk merancang masa depan melalui gelaran Mature Fest (MAN Purbalingga Future Fest) 2026.

Mengusung tema “Find Your Future, Shaping Tomorrow’s Generation”, acara yang berlangsung di Indoor MAN Purbalingga pada Kamis 29 Januari 2026 ini menyajikan gambaran utuh mengenai dunia perguruan tinggi dan peluang karier.

Kepala MAN Purbalingga, Jahroni, menegaskan bahwa lembaga yang ia pimpin memegang komitmen kuat untuk membangun sinergi berkelanjutan dengan berbagai perguruan tinggi.

Ia memproyeksikan kerja sama tersebut akan berkembang menjadi program pendampingan, sosialisasi rutin, hingga mentoring intensif.

“MAN Purbalingga menegaskan komitmennya dalam membangun sinergi berkelanjutan dengan berbagai perguruan tinggi,” kata Jahroni.

Bacaan Lainnya

Ia berharap upaya ini mampu mencetak generasi yang unggul secara akademik, matang dalam perencanaan, serta memiliki daya saing tinggi di tengah masyarakat.

Strategi Matang Menuju Kuliah

Sebanyak 34 perguruan tinggi yang mencakup universitas negeri, swasta, hingga kedinasan hadir memberikan informasi secara langsung.

Ratusan siswa dari kelas X hingga XII tampak antusias menggali detail program studi, sistem perkuliahan, hingga prospek kerja.

Jahroni merancang kegiatan ini khusus untuk menjawab keresahan siswa yang seringkali merasa ragu menentukan pilihan studi akibat minimnya informasi.

“Melalui Mature Fest, kami ingin siswa memiliki gambaran yang jelas, terarah, dan realistis tentang masa depan akademik mereka, sekaligus memperkuat hubungan silaturahmi antara madrasah dan para alumni,” tegas Jahroni.

Suasana semakin inspiratif saat para alumni berbagi strategi sukses menembus kampus impian.

Ainaya Rakhmaningtyas memaparkan tips menghadapi Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) serta pemanfaatan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Sementara itu, Faishal Dwi Pritanto mengulas mendalam persiapan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

Koordinator Guru Bimbingan dan Konseling, Maulana Sulistio Aji, menambahkan bahwa pihak sekolah menyinkronkan acara ini dengan hasil asesmen minat dan bakat siswa.

Langkah tersebut bertujuan menekan risiko salah jurusan bagi para lulusan.

“Data pemetaan minat dan bakat kami sinkronkan dengan informasi dari perguruan tinggi. Sehingga siswa memperoleh rekomendasi pilihan studi yang lebih sesuai dengan potensi masing-masing,” jelas Maulana.

Salah satu siswa kelas XII, Muhammad Raihan Khadafi, mengaku memperoleh manfaat besar dari acara ini.

Ia kini lebih memahami perbedaan karakter antara PTN, PTKIN, maupun PTS.

“Kami jadi lebih paham keunggulan masing-masing kampus dan jurusan. Informasinya lengkap dan langsung dari sumbernya, jadi lebih yakin menentukan pilihan,” tuturnya.

 

 

Pos terkait