4. Pengenalan Lingkungan Sekolah
Setelah mengenal warga sekolah, peserta didik mendapat kesempatan mengeksplorasi lingkungan sekolah secara menyeluruh.
Panitia memandu siswa menyisir berbagai ruang belajar, perpustakaan, laboratorium, sarana olahraga, ruang pelayanan siswa, serta fasilitas pendukung lainnya.
Selain mengenal fasilitas fisik sekolah, peserta didik juga memperoleh pemahaman mengenai tata tertib sekolah dan budaya positif
Serta, kanal pengaduan dan berbagai layanan yang dapat berguna apabila menghadapi kendala selama belajar.
Melalui kegiatan ini, siswa tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri, aman, dan nyaman ketika menjalani aktivitas sehari-hari di lingkungan sekolah.
5. Pengenalan Kurikulum
Tahapan berikutnya adalah pengenalan kurikulum dan proses pembelajaran yang akan berlangsung selama menempuh pendidikan di sekolah.
Guru memberikan gambaran mengenai kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler yang dapat diikuti peserta didik sesuai minat dan bakatnya.
Selain itu, siswa juga menyerap berbagai materi penting seperti strategi belajar efektif, penguatan karakter.
Seperti, Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, budaya senyum, salam, sapa, sopan, santun, etika bermedia social
Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), serta pentingnya menjaga kerukunan dengan sesama teman.
Pihak sekolah mengemas penyampaian materi secara menyenangkan dan edukatif sehingga mampu menumbuhkan motivasi belajar sejak hari pertama masuk sekolah.

Awali dengan kepedulian, niscaya akan menjadi gagasan dalam menulis.
Baca update artikel lainnya di Google Berita



















