TABLOIDELEMEN.com – Kabupaten Purbalingga mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional dengan menyabet penghargaan KASAD Award Kampung Pancasila.
Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) memberikan apresiasi ini atas keberhasilan daerah dalam membina serta menguatkan nilai-nilai luhur Pancasila di tengah masyarakat secara berkelanjutan.
Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Subroto menyerahkan penghargaan bergengsi di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabes TNI AD), Jakarta, Jumat 19 Desember 2025
KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menjelaskan bahwa proses seleksi berlangsung ketat dengan melibatkan 45 Kodim dari seluruh Indonesia.
Jenderal Maruli menekankan bahwa kriteria penilaian utama menitikberatkan pada kekompakan antara pimpinan daerah, institusi TN
Serta tokoh agama dan masyarakat. Purbalingga dinilai unggul karena mampu menciptakan sinergi yang harmonis dalam mengimplementasikan nilai Pancasila pada aktivitas sosial warga sehari-hari.
Kelurahan Purbalingga Kulon menjadi titik sentral kesuksesan ini dengan meraih Juara 2 Kategori Pembinaan Karang Taruna.
Prestasi tersebut membuktikan bahwa pemuda di Purbalingga memiliki peran aktif dalam memperkuat toleransi antarumat beragama dan semangat gotong royong.
Program ini tidak hanya menyasar ideologi, tetapi juga mencakup ketahanan pangan, penguatan UMKM, serta pembinaan perlawanan rakyat (wanra).
Dandim 0702/Purbalingga, Letkol Inf Untung Iswahyudi, menyebut pencapaian ini sebagai buah kerja keras “super tim” yang melibatkan seluruh elemen kewilayahan.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Fahmi Muhammad Hanif menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada jajaran TNI.
“Penghargaan ini sebagai kado istimewa bagi masyarakat tepat pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Purbalingga ke-195,” katanya.
Menurut Bupati, keberhasilan Kelurahan Purbalingga Kulon kini menjadi standar baru bagi 1.830 Kampung Pancasila yang telah terbentuk secara nasional.
“Tentunya saya berharap warga terus menjaga konsistensi dalam merawat keberagaman dan persatuan,” katanya.
“Sehingga Purbalingga tetap menjadi contoh nyata kehidupan masyarakat yang harmonis dan berlandaskan ideologi bangsa,” katanya.

Menulis itu tidak selalu dengan paragraf-paragraf yang panjang. Menulislah tentang perasaan kita dan tentang apa yang ada dipikiran kita. Tanpa tersadar, kita sesungguhnya telah menulis.
Baca update artikel lainnya di Google News
















