TABLOIDELEMEN.com – Kapolres Purbalingga AKBP Achmad Akbar memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan lancar.
Ia memantau langsung proses pendistribusian di SMA Muhammadiyah 1 Purbalingga pada Kamis, 6 November 2025.
Kapolres bersama Wakapolres Kompol Agus Amjat, sejumlah pejabat utama polres, dan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Purbalingga meninjau kegiatan tersebut.
Kapolres menegaskan, program MBG merupakan inisiatif utama Presiden Prabowo Subianto.
MBG punya tujuan penting, yaitu mengatasi masalah gizi buruk dan stunting, mendukung tumbuh kembang anak-anak, serta meningkatkan kualitas pendidikan.
Pemerintah melihat program ini sebagai investasi jangka panjang demi menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Manfaatnya tidak hanya terasa pada peningkatan kesehatan dan fokus belajar siswa, tetapi juga mendorong ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM lokal.
Saat berdialog dengan para siswa, Kapolres Akbar bertanya langsung tentang menu MBG.
“Secara umum para siswa menyukai menu MBG,” kata Kapolres.
Menu MBG YKB Purbalingga hari ini, misalnya, menawarkan nasi putih, Beef Slice Yakiniku, sayur acar kuning, tempe goreng, dan buah pisang.
Kapolres juga menjelaskan bahwa ahli gizi sudah merancang menu MBG bagi siswa.
Ahli gizi menyusun menu agar siswa memperoleh asupan gizi seimbang yang sesuai standar.
Pemerintah berkomitmen penuh pada kualitas gizi dan keamanan pangan, sehingga siswa benar-benar menerima nutrisi terbaik untuk mendukung aktivitas belajar mereka. Pengawasan berkala memastikan pelaksanaan program tetap tertib dan transparan.
Kasi Humas Polres Purbalingga, AKP Setyo Hadi menyampaikan, hari ini, Kapolres Purbalingga memantau langsung pendistribusian MBG dari SPPG YKB Purbalingga ke SMA Muhammadiyah 1 Purbalingga.
“Pemantauan ini untuk memastikan MBG terdistribusi dengan baik ke siswa penerima manfaat,” imbuhnya.

Menulis itu tentang mau atau tidak. Saya meyakini hambatan menulis bukan karena tidak bisa menulis, tetapi karena merasa tidak bisa menulis dengan baik
Baca update artikel lainnya di Google News


















