Prediksi dan Potensi Perbedaan
Melihat kalender Hijriah yang Kemenag terbitkan, estimasi awal 1 Syawal 1447 Hijriah mengarah pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Meski demikian, angka tersebut masih berupa proyeksi akademis yang membutuhkan legitimasi hasil sidang akhir Ramadan.
Dinamika alam saat pengamatan memegang peranan kunci dalam menentukan apakah bulan Ramadan akan berlangsung selama 29 atau 30 hari (istikmal).
Jika tim pengamat gagal melihat bulan sabit pada 29 Ramadan, maka pemerintah akan menggenapkan umur bulan Ramadan.
Skenario ini menempatkan Idulfitri pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Namun, apabila hilal muncul secara jelas pada Kamis sore, pemerintah berpeluang menetapkan 1 Syawal jatuh lebih awal, yakni pada Jumat, 20 Maret 2026.
Di sisi lain, organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah telah memiliki ketetapan lebih awal melalui Maklumat Pimpinan Pusat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 yang merujuk pada 20 Maret 2026.
Sementara itu, Nahdlatul Ulama tetap memilih menunggu hasil rukyatul hilal yang selaras dengan langkah pemerintah.
Melalui proses sidang isbat ini, negara berupaya menghadirkan akurasi serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam menyambut hari kemenangan.

Menulis itu tentang mau atau tidak. Saya meyakini hambatan menulis bukan karena tidak bisa menulis, tetapi karena merasa tidak bisa menulis dengan baik
Baca update artikel lainnya di Google News


















