Jawa Tengah Kejar Target Perbaikan Jalan Jelang Mudik Lebaran 2026

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengambil langkah cepat untuk memantapkan kesiapan infrastruktur menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengambil langkah cepat untuk memantapkan kesiapan infrastruktur menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Akselerasi Penanganan Ribuan Lubang

Saat ini, tingkat kemantapan jalan provinsi sepanjang 2.200 kilometer telah menyentuh angka 94 persen, namun tantangan muncul dari faktor cuaca ekstrem.

Setidaknya 4.817 titik lubang yang memerlukan penanganan segera akibat curah hujan tinggi serta beban kendaraan yang berat.

Pemerintah menempatkan perbaikan titik-titik kerusakan tersebut ke dalam daftar prioritas pelayanan cepat agar jalur utama tetap fungsional secara maksimal.

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, meminta jajaran terkait memastikan seluruh pengerjaan jalur Pantura selesai paling lambat sepuluh hari sebelum Lebaran.

Langkah antisipatif ini bertujuan menekan angka kecelakaan serta mengurai potensi kemacetan di titik-titik rawan.

Bacaan Lainnya
Milo

“Kita punya waktu pendek menjelang Lebaran. Tolong pastikan persiapan mudik dan balik benar-benar ditangani dengan baik,” tegas Lasarus saat meninjau kesiapan lapangan.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menambahkan bahwa tantangan tahun ini kian kompleks karena Idulfitri jatuh berdekatan dengan Hari Raya Nyepi.

Kondisi tersebut memicu aktivasi Posko Angkutan Lebaran selama 18 hari, terhitung sejak 13 hingga 30 Maret 2026.

“Pemerintah optimistis sinergi yang kuat antara pusat dan daerah mampu mewujudkan kelancaran arus lalu lintas sehingga masyarakat dapat sampai ke tujuan dengan aman,” tegasnya.

 

 

Pos terkait

Milo