TABLOIDELEMEN.com – Momentum Idulfitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025, Jasa Marga akan memberlakukan rekayasa lalu lintas (lalin).
Corporate Communication Jasa Marga, Lisye Octaviana, dalam jumpa pers di kantor Jasa Marga, Bekasi, Jawa Barat menjelaskan, untuk contraflow, mulai Kamis, 27 Maret 2025 untuk arus mudik jalan tol Jakarta-Cikampek sesuai dengan diskresi kepolisian.
Sementara untuk pengaturan lalu lintas dengan cara satu arah atau one way, akan berlaku mulai Kilometer 70 sampai Kilometer 414 atau Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Jawa Tengah (Jateng).
“Untuk one way rencananya mulai dari Kilometer 70 sampai 414 Kalikangkung, dari Jakarta-Cikampek sampai Kalikangkung,” terangnya.
Contraflow merupakan rekayasa sistem pengaturan lalu lintas dengan mengubah arah normal arus kendaraan. Rekayasa lalu lintas ini biasa berada sepanjang jalan tol.
Sebagai contoh, jalan tol yang satu arah biasanya ada 2 ruas jalan (kanan-kiri).
Kemudian, salah satu ruas akan menjadi arus yang berlawanan arah jika contraflow.
Selain untuk mengatasi kemacetan panjang, penerapan contraflow bisa untuk evakuasi darurat seperti kecelakaan atau pemeliharaan jalan.
Beda Contraflow dengan One Way
Sebenarnya contraflow dan one way memiliki pengertian yang berbeda.
One way merupakan pengaturan lalu lintas dengan mengondisikan arah perjalanan di jalan tol hanya ke satu arah saja.
Rekayasa lalu lintas ini memungkinkan jalan tol untuk khusus bagi kendaraan yang bergerak ke satu arah tertentu.
Sebaliknya, jalur di sebelahnya akan tertutup untuk memastikan arus lalu lintas berjalan dengan aman.

Satu di antara cara untuk mendapatkan hasil menulis yang maksimal adalah dengan melihatnya sebagai sebuah petualangan.
Hanya dengan berpetualangan, saya mengetahui dan menemukan keberagaman materi tulisan.
Baca update informasi pilihan lainnya dari kami di Google News