TABLOIDELEMEN.COM – Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Purbalingga, Endi Astono, menekankan pentingnya membudayakan kegemaran membaca sejak dini.
Penekanan itu ia sampaikan saat menutup acara Lomba Bertutur Siswa SD/MI tingkat Pabupaten Purbalingga di gedung Dinarpus Purbalingga, Rabu 13 Mei 2026.
“Lomba ini bertujuan meningkatkan literasi, menumbuhkan kecintaan pada budaya lisan, serta menanamkan nilai moral melalui cerita rakyat,” kata Endi.
“Oleh karena itu, Lomba Bertutur Siswa SD/MI tingkat kabupaten ini sebagai
Endi menjelaskan, lomba ini juga menjadi satu upaya untuk membangun sebuah perilaku generasi muda mencintai bacaan sekaligus melestarikan cerita budaya daerah.
Melalui kegiatan ini, anak-anak mengasah keberanian dan percaya diri, kemampuan memahami narasi yang mengandung nilai nasionalisme, kejujuran, dan kerja keras.
“Selain itu, lomba ini juga bertujuan membudayakan gemar membaca dan mencari bibit unggul generasi muda mempunyai kemampuan berliterasi,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar mencari pemenang, melainkan media pembelajaran mengenal budaya lokal.
Lomba tersebut berlangsung secara berjenjang dari tingkat kabupaten hingga nasional.
“Saya menyampaikan selamat bagi 50 anak-anak hebat masa depan Indonesia. Selamat kepada para juara. Nantinya juara 1 akan mewakili Kabupaten Purbalingga di tingkat provinsi,” katanya.
“Saya berharap peserta mampu membawa nama baik Kabupaten Purbalingga hingga tingkat nasional,” imbuh Endi.
Dinarpus menggandeng pegiat literasi seperti Joseph Goenady, Siti Khasiroh, dan Mahendra Yudhi Krisnha sebagai juri.
Joseph menjelaskan bahwa kriteria penilaian yang membawakan kisah Putri Ayu Limbasari karya Rahayu Puji Utami mencakup penampilan, teknik bercerita, penguasaan materi, serta kemampuan bertutur.
Aspek mendetail meliputi kepercayaan diri, intonasi, artikulasi, hingga improvisasi dan pemilihan kosa kata yang efektif.
“Serta kemampuan mengolah gaya bahasa agar cerita lebih menarik,” kata Joseph.
Para juri menetapkan Fawwas Azzam Attamami dari SD Negeri 3 Majasari sebagai juara pertama.
Adindara Jelita Abdullah (SD Negeri 1 Baleraksa) meraih juara kedua, sementara Salsa Warohmah (SD Negeri 2 Candiwulan) menempati posisi ketiga.
Untuk juara harapan satu hingga tiga secara berurutan adalah Alden Ransi Al Ghiffari (SD Negeri 1 Bandingan), Najmi Almaghfira Bahtiar (SD Negeri 1 Bojongsari), dan Chelsea Puspa Nathania (MIN 1 Purbalingga).
Para pemenang tersebut memperoleh piala, sertifikat, serta uang pembinaan. Total hadiah mencapai Rp10.750.000.
Serta mendapat apresiasi tambahan tokoh masyarakat Desa Limbasari, Sunaryo melalui BNI Taplus sebesar Rp6.000.000 untuk masing-masing pemenang.

Menulis itu tentang mau atau tidak. Saya meyakini hambatan menulis bukan karena tidak bisa menulis, tetapi karena merasa tidak bisa menulis dengan baik
Baca update artikel lainnya di Google Berita













