Bupati Purbalingga Anugerahkan Gelar Warga Kehormatan untuk Wali Kota Tono Jepang

Perayaan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purbalingga tahun ini terasa sangat istimewa karena Bupati Purbalingga menganugerahkan gelar Honorary Citizen atau Warga Kehormatan kepada Wali Kota Tono, Kazuhiko Tada.
Perayaan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purbalingga tahun ini terasa sangat istimewa karena Bupati Purbalingga menganugerahkan gelar Honorary Citizen atau Warga Kehormatan kepada Wali Kota Tono, Kazuhiko Tada.

TABLOIDELEMEN.com –  Perayaan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purbalingga tahun ini terasa sangat istimewa karena Bupati Purbalingga menganugerahkan gelar Honorary Citizen atau Warga Kehormatan kepada Wali Kota Tono, Kazuhiko Tada.

Tokoh asal Prefektur Iwate, Jepang, tersebut menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi besar dalam memperkuat persahabatan serta kerja sama lintas negara.

Bupati Purbalingga, Fahmi M Hanif, menegaskan bahwa gelar ini menjadi bukti nyata semakin eratnya hubungan internasional antara Kabupaten Purbalingga dan Kota Tono.

Dalam sambutannya, ia menyebut peringatan hari jadi setiap 18 Desember merupakan momentum penting bagi seluruh elemen daerah untuk melakukan refleksi dan evaluasi bersama.

Meski Purbalingga kini menapak usia hampir dua abad, Bupati Fahmi mengingatkan bahwa masih banyak tantangan dan pekerjaan rumah yang memerlukan solusi konkret ke depan.

Bacaan Lainnya
Promo Cleo 1 Liter

Memasuki usia ke-195, Bupati Fahmi menilai Purbalingga memiliki potensi besar yang masih bisa terus berkembang melalui sinergi masyarakat.

Ia mengajak seluruh elemen untuk bahu-membahu dan bergotong royong menyongsong tahun 2026 demi menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial.

Semangat kolaborasi ini bertujuan agar pemerintah dapat terus mendukung kelompok masyarakat yang membutuhkan bantuan melalui berbagai program pembangunan.

Anugerahkan Gelar Warga Kehormatan

Bupati Fahmi juga memaparkan sederet prestasi gemilang yang berhasil pemerintah daerah raih sepanjang tahun berjalan.

Purbalingga sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Opini dari BPK selama sembilan kali berturut-turut atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024.

Selain itu, kabupaten ini menduduki peringkat kedua nasional dalam kompetisi daerah Catalon untuk implementasi program kesehatan publik bersama Universitas Oxford dan Kementerian Kesehatan RI.

Prestasi lainnya mencakup penghargaan dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan sebagai daerah terbaik dalam distribusi Dana Alokasi Fisik Khusus Tahun 2024.

Sektor budaya juga mencatat sejarah melalui pemecahan rekor dunia Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan menyajikan 14.460 mendoan.

Dalam kesempatan yang sama, pemerintah menyerahkan penghargaan kepada berbagai tokoh.

Seperti yang berkontribusi dalam bidang olahraga, keagamaan, pendidikan, sosial, hingga seni budaya.

Prosesi Pahargyan Agung bermula saat Ketua DPRD menyerahkan Songsong Agung serta Tombak Pusaka kepada Bupati sebagai simbol keberlanjutan kepemimpinan.

Gabungan sanggar tari se-Kabupaten Purbalingga lantas memeriahkan suasana dengan penampilan Tari Gambyong dan Bambangan Cakil.

Pagelaran ini akhirnya menjadi simbol kuat sinergi antara pelestarian tradisi lokal, capaian pembangunan, dan penguatan persahabatan internasional.

 

 

Pos terkait