Bupati Fahmi Hadiri Family Day LPIT Harapan Ummat Purbalingga, Rayakan Kebersamaan dan Solidaritas Bencana

Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, menghadiri perhelatan Family Day 2026 sekaligus merayakan hari jadi ke-18 Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (LPIT) Harapan Ummat (Harum) Purbalingga, Minggu 25 Januari 2026.
Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, menghadiri perhelatan Family Day 2026 sekaligus merayakan hari jadi ke-18 Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (LPIT) Harapan Ummat (Harum) Purbalingga, Minggu 25 Januari 2026.

Harum Peduli Galang Donasi

Ketua Yayasan LPIT Harapan Ummat Purbalingga, Cukup Riyanto, menyelipkan pesan kemanusiaan yang mendalam.

Ia mengajak seluruh keluarga besar sekolah untuk menunjukkan empati terhadap warga terdampak banjir bandang di wilayah Serang, Kutabawa, dan Sangkanayu. “Melalui program Harum Peduli Bencana, pihak sekolah menggalang donasi guna meringankan beban para korban yang kehilangan tempat tinggal,” katanya.

Cukup Riyanto menegaskan bahwa misi utama pendidikan di LPIT Harapan Ummat adalah melahirkan generasi yang memiliki kemanfaatan bagi sesama.

Ia bercita-cita mencetak pemimpin masa depan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki ketakwaan yang kuat.

“Solidaritas sosial dalam menghadapi bencana menjadi salah satu implementasi nyata dari nilai-nilai yang sekolah ajarkan kepada para siswa,” katanya.

Bacaan Lainnya

Bupati Fahmi menyambut positif inisiatif kepedulian tersebut dan mengapresiasi kontribusi LPIT Harapan Ummat dalam mencerdaskan generasi muda Purbalingga.

Dalam sambutannya, ia memohon doa kepada seluruh hadirin agar masyarakat yang tertimpa musibah segera bangkit dari keterpurukan.

“Saat ini, pemerintah daerah tengah bekerja keras menangani puluhan rumah yang rusak dan hanyut. Serta memastikan ribuan pengungsi mendapatkan perawatan yang layak,” katanya.

Menutup rangkaian acara, Bupati Fahmi mengajak seluruh peserta meramaikan gerai-gerai UMKM yang berjejer di area sekolah.

Ia berharap melalui momentum Family Day ini, ikatan antara orang tua dan anak semakin kuat.

Sekaligus memberikan dampak ekonomi positif bagi pelaku usaha kecil.

“Semangat kebersamaan ini menjadi modal penting bagi Purbalingga untuk menghadapi tantangan bencana dan membangun masa depan pendidikan yang lebih baik,” katanya.

Pos terkait