Transformasi Digital Tanpa Beban
Selain masalah kepegawaian, Bupati menyoroti praktik digitalisasi pendidikan yang justru sering membebani wali murid.
Ia mengklarifikasi bahwa esensi materi ajar digital adalah pemanfaatan literasi melalui perangkat elektronik, bukan justru memaksa orang tua siswa mencetak materi secara fisik yang memicu biaya tinggi.
“Digital itu untuk baca di perangkat, bukan malah suruh nge-print yang akhirnya membebani biaya hingga ratusan ribu rupiah,” ujarnya dengan nada kritis.
Pemerintah daerah menginginkan agar penggunaan gawai oleh siswa lebih mengarah pada konten edukatif ketimbang bermain gim.
Amalia juga mewanti-wanti agar sekolah meniadakan kewajiban pembelian Lembar Kerja Siswa (LKS) atau segala bentuk pungutan liar.
Hal ini bertujuan untuk memastikan akses pendidikan tetap terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat di Banjarnegara tanpa terkecuali.

Satu di antara cara untuk mendapatkan hasil menulis yang maksimal adalah dengan melihatnya sebagai sebuah petualangan.
Hanya dengan berpetualangan, saya mengetahui dan menemukan keberagaman materi tulisan.
Baca update artikel lainnya di Google News


















